JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan warga dari 240 Desa Se-Kabupaten Sukabumi berbondong-bondong ke kantor desa masing-masing untuk memilih Kepala Desa, sejak pukul 07.00 WIB Minggu (17/11/19)
Berbagai persiapan telah dilakukan panitian pemilihan kepala desa.Tetapi ribuan pemilih telah bersiap-siap untuk berpartisipasi pesta demoktrasi pada pilkades dengan membawa persyaratan yang sudah ditentukan panitia pilkades.
Melalui pantauan Jurnalsukabumi.com tepat di Desa Nagrak utara terpantau ribuan warga kurang lebih 11.000 orang tumpah ruah sejak pagi hingga siang hari. Sejumlah warga terlihat berdesak desakan dilokasi hingga mengakibatkan jatuh pingsan dan harus menjalankan pengobatan.
Salah satu warga Nagrak Utara Iyum (49 tahun) harus mendapatkan pengobatan insten diduga mengalami jatuh pinsan dan harus mendapatkan oksigen. Sejumlah perawat dan panitia langsung mengevakuasi Iyum dan mengamankan ke tempat lebih aman.
“Iya ini penyakit asma Mungkin kepanasan saat ber antrian mau nyoblos calon kepala desa, ini lagi di uwap cara mendapatkan oksigen dari perawat Puskesmas dan panitia ujar Apih Mamat (50 tahun) selaku istri dari iyum kepada awak media dilokasi.
Sementara itu di lokasi yang sama camat Nagrak, Kurnia saat ditemui awak media mengatakan, terkait mengenai ada sejumlah orang yang mengalami jatuh pingsan dan sakit, kita dari tim perawat desa dan Kecamatan Puskesmas sudah menangani secara cepat dengan memberikan obat yang sudah disiapkan oleh panitia, bebernya.
Reporter : Ifan
Redaktur : Jon Digos












