Polres Bersama Forkopimda Hujani Kota Sukabumi dengan 10.000 Liter Disinfektan

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 09:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Unsur Forum Kumunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian Polres Sukabumi Kota TNI, Satpol-PP, Palang Merah Indonesia (PMI) menghujani wilayah Kota Sukabumi dengan cairan disinfektan, Sabtu (22/08/20) malam.

Informasi yang dihimpun, penyemprotan itu dilakukan disepanjang Jalan Perintis Kemerdekan, Jalan Ahmad Yani, Jalan RA Kosasih, Jalan Raya Sukaraja, Jalan R Syamsudin, hingga Jalan Surya Kencana Kota Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan tersebut guna memutus penyebaran covid-19 di ruang publik hingga tempat sarana dan prasarana umum di wilayah Kota Sukabumi.

“Malam ini, kami bersama unsur Forkopimda melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area publik. Ini salah satu upaya kita untuk memutus penyebaran covid-19, yang ada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” ujarnya.

Tujuanya lanjut Sumarni, dengan dilakukannya penyemprotan itu, masyarakat tidak merasa was-was saat melakukan aktivitas di ruang publik.

“Kita selalu ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat ketika beraktivitas diruang publik tidak was-was dan kegiatan mereka terlindungi karena pemerintah aktiv memberikan, langkah langkah pencegahan terkait dengan penyebaran covid-19,” imbuhnya.

Lanjut dia, dalam kegiatan itu sedikitnya hampir 10.000 liter cairan densifektan sudah disemprotkan menggunakan mobil watercanon Polres Sukabumi Kota hingga mobil tangki milik PMI Kota Sukabumi.

“Dalam kegiatan ini ada sekitar 10.000 liter cairan yang disemprotkan,” tuturnya.

Ia pun berharap dengan langkah tersebut bisa memutus penyebaran covid-19 di Kota Sukabumi, apalagi saat ini masih ada ditemukan masyarakat yang terpapar oleh virus yang bermula muncul di Kota Wuhan China ini.

“Semoga dengan langkah ini bisa menimalisir dan memutus penyebaran covid-19, dan tentunya di barengi kesadaran masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, rajin mencuci tangan, hingga jaga jarak dan tidak berkerumun,” tutupnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru