Goa Baduy di Cimanggu, Dulu Persembunyian dari Serdadu Belanda Kini Jadi Wisata Sejarah

Minggu, 16 Agustus 2020 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Slogan gunung, rimba, laut, pantai, sungai, dan seni budaya (Gurilaps) yang disandang Kabupaten Sukabumi sepertinya tak berlebihan. Di kabupaten terluas kedua di Jawa dan Bali ini menyuguhkan segudang objek wisata menarik. 

Salah satunya yakni Goa Baduy. Dilansir dari akun Facebook Pemerintah Kabupaten Sukabumi, tempat di Kampung Palayangan Legokpicung RT 01/01, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu ini memiliki panjang ±700 meter, lebar 4 sampai 10 M, kedalaman ±50 meter, dan tinggi 6 sampai 12 meter. 

Selain hidup sekumpulan kelelawar, yang lebih menarik di dalam goa terdapat danau yang bisa digunakan sebagai arena bermain. Di dalam goa tersebut ada Sungai Ciawitali Leuwi Surupan yang bisa dilalui pengunjung dan terdapat 3 danau. Mulut Goa Baduy terletak di Kampung Palayangan dan ujungnya terletak di Kampung Surupan Desa Sukamanah Kecamatan Cimanggu.

Stalagmit menjadi ciri khas dari goa ini yang merupakan kumpulan kalsit yang berasal dari air yang menetes, serta  Stalaktit yaitu jenis speleothem yang menggantung dari langit-langit gua kapur dari pengendapan kalsium karbonat dan mineral lainnya.

Menurut sejarah leluhur, goa ini merupakan tempat persembunyian pribumi dari serangan serdadu Belanda sebelum Indonesia merdeka. 
Nama goa baduy sendiri diberikan sejak 40 tahun lalu. Mulanya, saat seorang Baduy luar yang bernama Karsim masuk ke  mencari kelelawar dan mulai mengenal karakteristik goa tersebut

Menurut Camat Cimanggu, Abdul Naafi AR, saat ini penataan goa tengah dilakukan oleh masyarakat dan kelompok pemuda (Karang Taruna) sekitar yang bersinergi dengan pemerintah Desa Sukamanah dan Kecamatan Cimanggu. Penataan meliputi seperti pembuatan gapura, saung rineh/istirahat, pembuatan tangga, jembatan, bendungan dan tanggul penahan tanah, penerangan/pencahayaan serta spot selfie.

“Untuk kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung, pengelola akan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk melengkapi kebutuhan alat kemananan/safety seperti sepatu boot, pelampung, helm, senter, perahu karet, tambang besar dan gantungan lampu,” beber Abdul. 

Untuk pengembangan ke depannya, sambung Abdul, pengelola berencana akan menyediakan wahana yang menarik untuk para pengunjung seperti outbond, flaying fox dan panjat tebing.

“Untuk progres penataan ke depan, pengelola akan menampilkan wisata sejarah geologi terbentuknya Gua Baduy, Wisata Budaya dibuatkannya Replika Kampung Adat Baduy Luar, Wisata Agro Penanaman ratusan bibit buah-buahan dan sayuran serta wisata edukasi,” tandasnya.  

Redaktur: E Sulaeman

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB