Tragis! Minibus Melayang ke Jurang 50 Meter, Satu Nyawa Meregang di Waluran

Minggu, 16 Agustus 2020 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah minibus jenis elf melayang masuk jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter di Jalan Raya Cibalok, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/08/2020).

Dalam insiden sekitar pukul 01.00 WIB itu, satu nyawa penumpang meregang. Identitasnya yakni Cahya Fajar (20) warga Kampung Cileutik Desa/Kec. Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Mulanya, kecelakaan maut itu ketika angkutan umum jurusan Lembursitu-Surade bernopol F 7587 SC itu dikemudikan Mulyadi (48) berangkat dari Terminal Sukabumi sekira pukul 23.00 WIB. 

Saat melintas lokasi kejadian, Mulyadi kehilangan kendali karena diduga mengantuk. Hingga akhirnya minibus yang mengangkut 9 orang, sudah termasuk Mulyadi, masuk jurang dengan kedalaman hingga 50 meter dari atas jalan raya. “Kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB, saya mengantuk,” aku Mulyadi dalam keterangannya kepada kepolisian.

Akibat kejadian itu, satu orang terkonfirmasi meninggal dunia, sementara penumpang lainnya mengalami luka dan beberapa di antaranya patah tulang. Untuk korban tewas atas nama Cahya langsung dievakuasi ke RSUP Jampangkulon.

Kasus laka maut ini hingga kini tengah dalam penanganan kepolisian. Polisi sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi. 

Informasi dan foto-foto peristiwa itu juga beredar di media sosial. Salah satunya oleh akun Facebook Ahmed Ibraheem. Dari sejumlah foto yang dipostingnya memperlihatkan kondisi minibus tersebut. Kondisinya ringsek dan terjungkal. Memperlihatkan pula di lokasi cukup menyedot perhatian warga.  

Reporter: Ifan | Redaktur: E Sulaeman

Berita Terkait

Warga Ciawitali Nagrak Dihebohkan Kemunculan Monyet Masuk ke Pemukiman
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Dipanggil ke Purwakarta, KDM Ingin Kampung Adat Ciptamulya Ditata
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Warga Ciawitali Nagrak Dihebohkan Kemunculan Monyet Masuk ke Pemukiman

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Dipanggil ke Purwakarta, KDM Ingin Kampung Adat Ciptamulya Ditata

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Berita Terbaru