JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Lintas Aktivis Sukabumi (LAS) geruduk kantor Bina Marga Provinsi dan Penataan Ruang (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II Provinsi Jawa Barat yang terletak di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Selabatu, Kota Sukabumi, Selasa (28/07/20) siang.
Pantauan di lokasi, massa aksi mulai datang sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka berbondong – bondong sambil membawa atribut masing – masing kelompok massa aksi. Setibanya di depan kantor, masing-masing perwakilan aksi saling bergantian berorasi. Terlihat penjagaan ketat petugas Kepolisian Polres Sukabumi Kota yang sudah siaga di gerbang depan.
Diketahui kedatangan mereka untuk mempertanyakan terkait pembangunan insfratuktur over pas yang terletak di Jalur Lingkar Selatan, Cibeureum Kota Sukabumi yang dinilai belum terlaksana dengan maksimal.
Mereka khawatir pembangunan tersebut akan berdampak seperti halnya pembangunan play over yang berada di daerah Cibatu, yang menurut Lintas Aktivis Sukabumi (LAS) ada dugaan penyimpangan terkait standarisasi kualitas bangunan.
Seperti konstruksi aspal yang bergelombang serta terjadinya banyak retakan. Lalu konstruksi bahu rusak tidak bertahan lama akibatnya kurangnya kepadatan urugan tanah, dan perusahaan pihak ketiga melanggar peraturan terkait batas waktu pengambilan uang ke negara setelah teraudit. Kondisi itu sehingga menimbulkan permasalahan yang berkepanjangan.
Dalam aksi itu hanya dihadiri oleh sebagian staf Bina Marga Provinsi dan Penataan Ruang (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II Provinsi Jawa Barat. Tidak terlihat Kepala Bina Marga yang hadir. Sekitar pukul 16.00 WIB akhirnya massa pun membubarkan diri secara tertib.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: FK Robbi













