Soal Koalisi Hejo Ludeung, Ini Kata Ketua PPP Sukabumi

Jumat, 3 Juli 2020 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal adanya riakan dan tuduhan koalisi antara PKB dan PPP dengan jargon “Hejo Ludeung” bubar, Ketua PPP Kabupaten Sukabumi Yusuf Ridwan angkat bicara, bahwa koalisi Hejo Ludeung sendiri adalah. Dalam rangka ijtihad politik atau ikhtiar bersama dengan PKB. Namun setelah ijtihad dilakukan dan takdir memutuskan hal lain atau dari DPP PPP memutuskan kandidat lain sehingga PPP akan tunduk patuh terhadap keputusan partai.

“Memang saat ini untuk DPP harus ada kader yakni Bu Reni siap maju. Namun hal itu pun belum ada pasangan secara resmi dari DPP, kalau dalam bahasa kata lain belum ada janur kuning yang resmi,” ungkap Yusuf Ridwan, kepada jurnalsukabumi.com.

Setelah janur kuning itu berdiri tegak, tentunya proses ijab kabul atau perkawinan pasangan kandidat akan dilakukan.

“Setelah akad perkawinan pasangan calon sudah resmi nah itu baru PPP mulai tancap gas, tetapi terkadang yang sudah nikah pun cerai, nah hal ini yang harus diantisipasi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PKB Kabupaten Sukabumi Asep Supriatna mengatakan, saat ditanya apakah koalisi Hejo Ludeung Bubar?, Asep membatah, dengan dalih bahwa Hejo Ludeung tidak bubar karena milik PKB.

“Malah kami terus melakukan koalisi dengan partai lain yang optimis tetap mendukung Pak Adjo, kami dengan PAN dan Gerindra,” pungkasnya.

Reporter: Herwanto || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Berita Terbaru