Korban Cabul Modus Ilmu Hitam di Kalapanunggal Sukabumi Bertambah Jadi 30 Orang

Rabu, 1 Juli 2020 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKBUMI.COM – Jajaran Polsek Kalapanunggal bersama Satreskrim Polres Sukabumi terus melakukan pengembangan terkait kasus pencabulan dibawah umur (pedofilia) di Kampung Cibojong, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, hingga saat ini jumlah korban dari modus belajar ilmu hitam atau kanuragan itu mencapai puluhan orang. Bahkan, kabar mengagetkannya lagi, korban didominasi masih
pelajar tingkat SMP.

“Dari pengakuan pelaku, korban ini mencapai 30 orang kisaran usia 13-15 tahun. Adapun fakta aslinya, kita masih berlanjut pemeriksaan,” ujar Kapolsek Kalapanunggal AKP I Djubaedi kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (01/07/2020).

Pihaknya pun menghimbau kepada warga yang merasa menjadi korban, silahkan secepatanya membuat laporan. Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku berinisial FCR (23) sudah diamankan di Mako Polres Sukabumi di Palabuhanratu.

“Pelaku melakukan aksi bejatnya sejak 2019 lalu dengan modus belajar ilmu kekebalan. Saat ini, sudah diserahkan di Mapolres,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru