Warga Simpenan Cium Bau Menyengat, Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bau menyengat yang tercium dari sekitar sebuah rumah di Kampung Bojong Deet, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026), mengungkap keberadaan seorang pria yang telah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas.

Warga yang penasaran kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pemuda setempat hingga akhirnya diteruskan ke Polsek Simpenan. Polisi yang datang ke lokasi menemukan seorang pria bernama Hadri (60) dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya.

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina bersama sejumlah anggota langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga sekitar pukul 11.30 WIB.

“Informasi awal menyebutkan, jasad Hadri pertama kali diketahui oleh Asep Lukman alias Bolu. Saat melintas di sekitar rumah korban, Asep mencium bau busuk yang cukup menyengat,” ungkap AKP Bayu.

Kecurigaan semakin kuat lantaran Hadri yang biasanya terlihat beraktivitas di dalam maupun sekitar rumah, disebut warga sudah tidak terlihat selama kurang lebih enam hari.

“Asep kemudian menyampaikan temuannya kepada Tedi, ketua pemuda setempat. Informasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian,” tuturnya.

Polisi bersama Pamapta dan tim identifikasi Polres Sukabumi kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan keterangan keluarga, Hadri diketahui mengalami gangguan jiwa sejak berusia sekitar 25 tahun. Namun, terkait penyebab kematian, polisi masih melakukan penanganan sesuai prosedur.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah desa, jenazah rencananya langsung dimakamkan.

“Pihak keluarga juga menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB