Pria Asal Jakarta Tergulung Ombak Pantai Karangnaya Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pencarian Ahmad Nadhi Fadilah (21), pemuda asal Jagakarsa, Jakarta Selatan yang hilang terseret ombak di Pantai Karangnaya, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, berakhir pada Rabu (19/8/2026) sore.

Korban ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian diperluas hingga beberapa mil dari titik awal kejadian.

Ahmad Nadhi sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Karangnaya pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Memasuki hari ketiga operasi, Basarnas bersama sejumlah potensi SAR kembali menyisir kawasan laut, darat hingga udara.

Pencarian melalui laut dilakukan menggunakan rubber boat hingga radius sekitar 6 nautical miles (NM) dari lokasi kejadian. Sementara penyisiran darat dilakukan sejauh sekitar 3 kilometer.

Tim juga mengerahkan drone untuk melakukan pemantauan dari udara dengan jangkauan sekitar 400 meter dari lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan seluruh metode tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan pencarian sekaligus memperbesar peluang menemukan korban.

Setelah beberapa jam penyisiran, titik terang akhirnya muncul sekitar pukul 17.20 WIB.

“Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada radius sekitar 1 NM dari lokasi kejadian,” ujar Suryo.

Korban kemudian dievakuasi dari perairan menuju RSUD Palabuhanratu untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, Balawista, RAPI Lokal 1, SAKA SAR, Pegawai SBH, Syahbandar, TNI Pos AL Palabuhanratu, Tagana Kecamatan Cikakak, Pemuda Pancasila, Sehati Gerakbersama hingga keluarga korban.

Suryo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian sejak korban dilaporkan hilang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bersama-sama melaksanakan operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” katanya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Berita Terbaru