15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nasib 15 warga Kabupaten Sukabumi yang sempat tertahan di Tarakan, Kalimantan Utara, akhirnya mendapat jalan keluar. Kepulangan mereka dibantu melalui kolaborasi DPRD Kabupaten Sukabumi, Kapolres Sukabumi, serta komunitas Bagong Mogok.

Belasan warga tersebut sebelumnya berangkat ke wilayah Sajau, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, untuk bekerja sebagai penyadap karet. Namun, pekerjaan yang dijalani disebut tidak sesuai dengan informasi awal, sehingga mereka memilih meninggalkan lokasi.

Persoalan belum selesai setelah mereka meninggalkan tempat kerja. Mereka justru terkendala biaya untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Sukabumi dan kemudian berada di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan.

Di tengah kondisi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita ikut mendorong proses pemulangan. Upaya tersebut kemudian berjalan bersama Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi dan komunitas Bagong Mogok.

Kepulangan itu kemudian disampaikan langsung oleh salah seorang warga, Ujang Pijey, melalui sebuah video dari Tarakan.

“Kami warga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang tersesat di Tarakan, Kalimantan Utara karena tidak bisa pulang. Alhamdulillah hari ini kami bisa pulang karena dibantu oleh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Bapak Hamzah Gurnita dari PKB, dan Kapolres Sukabumi Bapak AKBP Benny Cahyadi,” ujar Ujang, Rabu (12/8/2026).

Ujang juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar PKB, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, Kapolres Sukabumi serta komunitas Bagong Mogok yang turut membantu proses kepulangan mereka.

“Kami ucapkan terima kasih telah membantu saya,” tuturnya.

Sebelumnya, 15 warga tersebut mengaku mendapat tawaran pekerjaan dengan gaji sekitar Rp3,9 juta per bulan. Namun, setibanya di lokasi, kondisi pekerjaan disebut berbeda.

Setelah sekitar satu bulan bekerja, sejumlah warga kemudian memilih meninggalkan lokasi. Dari 15 orang tersebut, 10 berasal dari Kecamatan Simpenan, empat dari Warungkiara dan satu orang dari Cibadak.

Hamzah Gurnita mengatakan persoalan tersebut menjadi perhatian karena menyangkut perlindungan warga Sukabumi yang bekerja di luar daerah.

“Kita tentu prihatin ketika warga kita berangkat dengan harapan mendapatkan pekerjaan, tetapi di lapangan ternyata tidak sesuai dengan yang disampaikan. Ini harus menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Hamzah.

Ia menegaskan, kepulangan warga menjadi prioritas, tetapi persoalan yang menyebabkan mereka terlantar juga tidak boleh berhenti begitu saja.

“Yang paling penting saat ini warga bisa kembali dengan selamat. Dan saya berterimakasih juga kepada Pak Kapolres beserta ketua umum komunitas Bagong mogok,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi Cepat 
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 20:34 WIB

Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi Cepat 

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Jumat, 25 September 2026 - 15:02 WIB

Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Berita Terbaru

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.