JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi mengajak pasangan usia subur untuk memanfaatkan layanan Keluarga Berencana (KB) yang saat ini tersedia secara luas melalui program Pelayanan KB Serentak.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, mengatakan program KB bukan hanya bertujuan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, tetapi juga menjaga kesehatan ibu, anak, dan meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, pengaturan jarak kehamilan yang ideal dapat membantu menurunkan risiko kesehatan bagi ibu maupun bayi, sekaligus memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mempersiapkan kebutuhan ekonomi dan pendidikan anak secara lebih baik.
“Melalui momentum pelayanan KB serentak ini, kami mengajak masyarakat, khususnya pasangan usia subur, untuk memanfaatkan layanan yang tersedia dan berkonsultasi dengan bidan maupun tenaga kesehatan terkait metode kontrasepsi yang paling sesuai,” ujar Eka.
DPPKB menargetkan 6.810 akseptor selama pelaksanaan pelayanan. Program tersebut mencakup layanan KB Pasca Persalinan (KBPP) maupun non-KBPP.
Selain meningkatkan jumlah peserta KB, DPPKB juga terus mendorong penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD dan implan yang dinilai lebih efektif dalam mendukung perencanaan keluarga.
Eka menilai keberhasilan program KB tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk merencanakan keluarga secara matang.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa program KB bukan sekadar membatasi kelahiran, tetapi bagian dari upaya menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” tegasnya.
DPPKB berharap keterlibatan aktif masyarakat dalam program KB dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












