MUI Kab. Sukabumi Pastikan Anggaran Gedung Aman, CV Sayaka Bakal Diputus Kontrak

Senin, 13 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah tegas terkait polemik pembangunan gedung dakwah di Komplek Pusbangdai, Cikembar. Pihak panitia memastikan kondisi keuangan proyek sangat aman sekaligus menepis tudingan miring yang menyebut proyek tersebut mangkrak.

Ketua Pelaksana Panitia Pembangunan Gedung MUI Kabupaten Sukabumi, Afrizal Adhi Permana, menegaskan bahwa isu dana hibah telah habis tanpa fisik yang jelas adalah informasi menyesatkan alias hoaks. Saat ini, progres pembangunan justru sudah menunjukkan hasil signifikan mencapai 89 persen.

“Kami pastikan keuangan aman dan terkendali. Isu yang menyebut dana MUI sudah habis diberikan kepada pelaksana itu hoaks. Pembangunan pun belum bisa disebut mangkrak karena proses evaluasi di lapangan terus berjalan,” tegas Afrizal, Senin (13/04/2026).

Langkah tegas kini diambil panitia dengan memproses pemutusan kontrak terhadap CV Sayaka Berkah Utama. Kontraktor tersebut dinilai gagal memenuhi komitmen waktu penyelesaian pekerjaan sesuai kesepakatan awal.

Konsultan Pengawas Pembangunan, Endang Mulyana, menambahkan bahwa sistem pembayaran yang diterapkan bersifat contractual—alias hanya membayar pekerjaan yang sudah selesai. Hal ini dilakukan demi menjaga akuntabilitas anggaran umat.

“Uang masih aman di tangan owner (MUI). Kami tidak akan gegabah mencairkan dana jika pekerjaan tidak sesuai progres. Saat ini ada sisa 13,06 persen hak kontraktor yang memang belum kami bayarkan karena administrasi pemutusan kontrak sedang berjalan,” ungkap Endang.

Ia juga meluruskan persepsi publik mengenai istilah “mangkrak”. Menurutnya, sebuah bangunan disebut mangkrak jika pengerjaan berhenti total dan anggaran ludes tanpa hasil fisik yang setara. Dalam kasus ini, pengerjaan hanya menyisakan tahap finishing seperti pengecatan, plafon, dan penataan halaman.

“Justru kami menjaga agar tidak ada kerugian negara atau umat. Panitia optimis, setelah administrasi kontraktor ini selesai, gedung akan segera tuntas dan bisa dipergunakan,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka
Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa
Bukan Asal Pilih, Ini Alasan Kampung Tapos Jadi Lokasi KDMP Cipanengah
Sekda Sukabumi Titip Pesan Khusus kepada Pengurus Baru YATSHI: Jaga Amanah dan Layani Umat
Jumat Berkah, SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Bagikan 192 Botol Teh Pucuk kepada Jemaah

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Senin, 22 Juni 2026 - 22:24 WIB

Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan

Senin, 22 Juni 2026 - 15:35 WIB

Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 15:01 WIB

Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka

Senin, 22 Juni 2026 - 14:25 WIB

Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa

Berita Terbaru