Berkah Ramadan, Forwapar Salurkan Rp24 Juta Program CSR PLTU Palabuhanratu untuk Yatim dan Jompo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali terasa di wilayah Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), masyarakat yang tergabung dalam Forum Warga Patuguran (Forwapar) menyalurkan bantuan senilai Rp24 juta kepada anak yatim, jompo, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar.

Program tersebut merupakan bagian dari kemitraan bina lingkungan yang dijalankan bersama Indonesia Power PLTU Jawa Barat II Palabuhanratu melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan distribusi biomassa di sejumlah wilayah.

Bantuan sosial tersebut disalurkan kepada empat rukun warga, yakni RW 20, RW 21, RW 32, dan RW 33 di Kelurahan Palabuhanratu. Masing-masing wilayah menerima alokasi sekitar Rp6 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan pada tahap pertama mencapai Rp24 juta.

Ketua Forwapar Wahyu mengatakan program tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat kini mulai dilibatkan secara langsung dalam kegiatan pemberdayaan yang berkaitan dengan operasional PLTU, khususnya dalam pengiriman biomassa berupa serbuk kayu (sawdust).

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada pihak PLTU, khususnya kepada Bapak Bowo selaku General Manager. Sekarang masyarakat di RW 20, 21, 32, dan 33 sudah dilibatkan dalam program pemberdayaan ini,” ujarnya, Senin malam (16/3/2026).

Menurutnya, dari aktivitas distribusi biomassa tersebut, sebagian dana disisihkan untuk kegiatan sosial di lingkungan masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan seperti anak yatim dan warga lanjut usia.

“Dana yang kami terima sebagian kami sisihkan untuk kegiatan sosial. Totalnya sekitar Rp24 juta yang kami bagikan kepada empat lingkungan, masing-masing sekitar Rp6 juta per RW,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, program ini tidak hanya berhenti pada bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan warga.

Beberapa program yang dijalankan di antaranya tunjangan bagi imam masjid, bantuan untuk anak yatim dan jompo, tabungan kematian warga, hingga dukungan bagi kegiatan posyandu, PAUD, serta guru ngaji.

“Misalnya di RW 21 kami memberikan tunjangan kepada imam masjid. Di RW 20 fokus untuk yatim dan jompo. Ada juga program tabungan kematian warga dan dukungan untuk posyandu serta guru ngaji,” ungkapnya.

Selain memberikan dampak sosial, program tersebut juga dinilai memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar melalui pola pemberdayaan yang berkelanjutan.

Penanggung jawab kegiatan Riky Agus Ramdan menambahkan bahwa nilai bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat bahkan dapat mencapai sekitar Rp48 juta setiap bulan, tergantung pada keberlanjutan program biomassa yang berjalan.

“Sekarang tahap pertama Rp24 juta, tetapi dalam satu bulan totalnya bisa mencapai Rp48 juta. Selama program biomassa ini berjalan, kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Posal Palabuhanratu, Kopka Asep, yang turut menyaksikan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Bagi warga sekitar, program ini menjadi harapan baru bahwa keberadaan industri di wilayah mereka tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang nyata,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Berita Terbaru