Farhat Abbas Turun Gunung, Jadi Kuasa Hukum Anwar Ayah Nizam

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM– Kasus meninggalnya Nizam Syafei (13) di Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan setelah pengacara nasional Farhat Abbas menyatakan resmi bergabung dalam tim kuasa hukum Anwar Satibi, ayah dari almarhum.

Dalam pernyataan video bersama Dedi Setiadi, Farhat menegaskan komitmennya untuk mendampingi Anwar menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

“Malam ini kita bersatu dengan Kang Dedi untuk membela Pak Anwar. Pembela kaum lemah hadir di Sukabumi,” ujar Farhat dalam pernyataannya.

Farhat menilai ada kecenderungan opini publik yang terlalu cepat menyimpulkan dan menyudutkan kliennya, padahal proses penyelidikan masih berlangsung. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap seseorang yang tengah berduka.

Baca Juga: Buka Puasa Bersama Rutin Tahunan, Otsuka Kembali Rangkul Media di Sukabumi

“Teman-teman yang terlalu berani melaporkan bapak ini, saya yakin terlalu cepat membuat opini terhadap orang yang berkedukaan,” katanya.

Ia juga meminta agar perkara tersebut tidak digiring ke ranah politik atau lembaga tertentu sebelum ada kejelasan hukum.

“Jangan didorong ke RDP, jangan didorong ke LSM seolah-olah bapak ini bersalah,” tegasnya.

Menurut Farhat, jika memang ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut, aparat penegak hukum akan mengungkapnya secara profesional. “Tanpa laporan pun, jika memang pelakunya ada, pasti akan terungkap,” ucapnya.

Baca Juga:Soal Roti Tidak Layak Konsumsi: Satgas MBG Kota Sukabumi Ingatkan Ahli Gizi SPPG Harus Lebih Teliti!

Sementara itu, Dedi Setiadi memastikan bahwa Farhat Abbas telah menerima surat kuasa resmi dari Anwar dan kini menjadi bagian dari tim pembela.

“Farhat Abbas sudah dapat surat kuasa juga, beliau gabung dengan tim kita,” ujar Dedi.

Dedi menyatakan pihaknya akan terus memperjuangkan hak-hak kliennya dan memastikan proses hukum berjalan adil. Ia menegaskan prinsipnya dalam menangani perkara ini.

“Saya pasti membela orang yang tidak bersalah. Apa pun yang sedang saya jalani, saya fight terus,” katanya.

Kasus kematian Nizam Syafei hingga kini masih dalam perhatian masyarakat. Tim kuasa hukum berharap aparat dapat bekerja secara objektif dan transparan agar fakta hukum terungkap dengan jelas.

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru