JURNALSUKABUMI.COM – Ramadan selalu menghadirkan nuansa kebersamaan. Di Sukabumi, kebersamaan itu diwujudkan lewat Muhibah Ramadan, sebuah agenda tahunan yang bukan sekadar seremonial, melainkan ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Asisten Daerah I Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menegaskan bahwa Muhibah Ramadan 1447 H dirancang untuk menyentuh persoalan riil masyarakat. “Sekaligus sarana memonitor persoalan langsung di lapangan,” ujarnya.
Tahun ini, Muhibah Ramadan dijadwalkan berlangsung di 12 titik, mencakup 10 kecamatan dan dua lokasi tambahan di wilayah terdampak bencana. Penentuan titik ini diharapkan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan kehadiran pemerintah.
Kegiatan ini tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan bantuan nyata. Di setiap titik, sekitar 200 paket sembako akan disalurkan bagi kaum duafa dan anak yatim.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menambahkan bahwa persiapan intensif dilakukan agar rangkaian berjalan tertib dan optimal. Bahkan, beredar informasi bahwa KDM akan hadir di lokasi terdampak bencana.
Selain sembako, Muhibah Ramadan juga menghadirkan pengundian umrah bagi 10 calon jemaah di 10 titik kegiatan. Bazar Ramadan dengan harga terjangkau turut digelar, membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci.
Dengan konsep yang menyentuh langsung denyut kebutuhan warga dari dialog, bantuan sosial, hingga penguatan ekonomi. Muhibah Ramadan diharapkan menjadi ikhtiar nyata Pemkab Sukabumi. “Terutama menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan











