DLH Maknai Isra Mi’raj dengan Nilai-nilai Penguatan Spritual akan Lingkungan Hidup

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada Jumat (16/1/2026) dimaknai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi sebagai momentum penguatan nilai-nilai spiritual dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Peristiwa keagamaan tersebut dinilai memiliki relevansi kuat dengan peran manusia dalam menjaga keseimbangan dan kelestarian alam.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengatakan bahwa Isra Mi’raj tidak hanya dipahami sebagai peristiwa historis keagamaan, tetapi juga sebagai sarana refleksi terhadap amanah dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

“Nilai yang terkandung dalam Isra Mi’raj mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta keseimbangan dalam kehidupan, termasuk dalam memperlakukan lingkungan hidup,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Nunung, DLH Kabupaten Sukabumi berupaya menginternalisasikan nilai-nilai moral dan spiritual tersebut ke dalam pelaksanaan program kerja yang berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui berbagai upaya, seperti pengendalian pencemaran lingkungan, pengelolaan sampah terpadu, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak semata-mata ditentukan oleh kebijakan maupun penerapan teknologi, melainkan sangat bergantung pada kesadaran moral dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat.

“Lingkungan yang sehat menjadi dasar utama bagi kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan harus dibangun sebagai budaya bersama,” tegasnya.

Melalui peringatan Isra Mi’raj 2026, DLH Kabupaten Sukabumi berharap dapat terus menjadikan nilai moral dan spiritual sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan fungsi. Dengan demikian, pengelolaan lingkungan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari secara berkelanjutan.

Reporter: PPL | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

MUI Serukan Salat Istisqa di Sukabumi, Ajak Jaga Lingkungan dan Perbanyak Istighfar
Sinergi Ulama dan Umara: Kejari Kabupaten Sukabumi Teguhkan Komitmen Bersama MUI
Milad Ponpes Assalam ke-43, Andreas Tegaskan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berkualitas ‎
Inovasi DKM Al-Muawanah Cimaja, Lumbung Beras Dhuafa Jadi Jembatan Kesejahteraan Warga
Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci
Dari Tahfiz hingga Sprint 100 Meter, 890 Santri Sukabumi Berebut Tiket Menuju PORSADIN Jabar
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
11 Ribu Peserta Siap Ikuti Khatam Akbar, Pemkab Sukabumi Pastikan Seluruh Persiapan Tuntas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIB

MUI Serukan Salat Istisqa di Sukabumi, Ajak Jaga Lingkungan dan Perbanyak Istighfar

Rabu, 23 September 2026 - 12:02 WIB

Sinergi Ulama dan Umara: Kejari Kabupaten Sukabumi Teguhkan Komitmen Bersama MUI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Milad Ponpes Assalam ke-43, Andreas Tegaskan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berkualitas ‎

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:52 WIB

Inovasi DKM Al-Muawanah Cimaja, Lumbung Beras Dhuafa Jadi Jembatan Kesejahteraan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci

Berita Terbaru