DP3A Tegaskan Penghapusan Kekerasan Anak dan Perempuan Jadi Prioritas 2026 di Sukabumi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Memasuki awal tahun 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan penghapusan kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Komitmen tersebut disampaikan melalui kampanye digital terbaru yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan aman bagi kelompok rentan.

DP3A menyebut tahun 2026 sebagai gerbang perjuangan kembali dalam memastikan hak-hak anak dan perempuan terlindungi dari berbagai bentuk ancaman, mulai dari kekerasan fisik, psikis, dan seksual, hingga praktik eksploitasi serta diskriminasi.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi Agus Sanusi menyampaikan, sebagai langkah konkret DP3A mengusung empat pilar strategis yang menjadi fokus kerja ke depan. Pilar pertama adalah penguatan regulasi, yakni memperkuat hukum dan kebijakan yang berpihak pada perlindungan anak dan perempuan secara menyeluruh.

Pilar kedua berupa edukasi publik, dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang hak-hak dasar anak dan perempuan. Selanjutnya, DP3A juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi di lingkungan sekitar.

“Sementara itu, pilar keempat adalah dukungan terhadap korban, melalui penyediaan layanan kesehatan, pendampingan psikologis, serta bantuan hukum bagi anak dan perempuan yang menjadi korban kekerasan,” terangnya, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan upaya tersebut tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci utama. “Melalui kerja sama dan komitmen yang kuat, kita mampu menciptakan lingkungan yang aman dan adil bagi anak dan perempuan,” kata Agus.

Selain itu, DP3A juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar. “Perlindungan anak dan perempuan adalah tanggung jawab bersama. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula penanganan bisa dilakukan,” tandasnya.

Reporter: PPL | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tak Hanya Jumat, Program Sedekah Makanan Heri Gunawan di Masjid Besar Ciracap Kini Saban Hari
Sosialisasi Program ATR/BPN, Hergun: Pion Memecah Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Peran Sosial Pramuka
Hergun Sosialisasikan Program Strategis ATR/BPN di Cisolok Sukabumi
SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Kepatuhan Pajak Perusahaan Pers
Rakor Gugus Tugas KLA Kabupaten Sukabumi Dorong Percepatan Capaian Jelang Deadline
Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day
HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:50 WIB

Tak Hanya Jumat, Program Sedekah Makanan Heri Gunawan di Masjid Besar Ciracap Kini Saban Hari

Kamis, 30 April 2026 - 15:48 WIB

Sosialisasi Program ATR/BPN, Hergun: Pion Memecah Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 15:45 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Peran Sosial Pramuka

Rabu, 29 April 2026 - 13:07 WIB

SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Kepatuhan Pajak Perusahaan Pers

Selasa, 28 April 2026 - 15:45 WIB

Rakor Gugus Tugas KLA Kabupaten Sukabumi Dorong Percepatan Capaian Jelang Deadline

Berita Terbaru

HEADLINE

Maling Motor Siang Bolong, Pria Diamuk Massa di Warungkiara

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:35 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777