Wabup Sukabumi dan SPPI Diskusi Strategis Dukung Terwujudnya Sukabumi Mubarakah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri kegiatan Malam Keakraban Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Sukabumi yang digelar di Pondok Alief, Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan agenda perdana SPPI Kabupaten Sukabumi sejak terbentuk. Dari total 221 anggota SPPI, sekitar 70 orang hadir dalam kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis terkait program prioritas nasional serta dukungan terhadap terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah).

Panitia penyelenggara, Hidayatullah, menyampaikan bahwa Malam Keakraban digelar sebagai wadah konsolidasi para sarjana penggerak agar memiliki kesamaan visi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

“Saya yakin Kabupaten Sukabumi memiliki orang-orang hebat seperti kita yang mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Sukabumi yang mubarakah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah SPPI Kabupaten Sukabumi, Sandi Ibnu Abdul Aziz, menegaskan bahwa SPPI memikul tanggung jawab besar dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah pusat, salah satunya Program Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Sandi, keterlibatan SPPI dalam Program BGN tidak hanya sebatas pelaksanaan teknis, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter bagi para relawan agar lebih matang dan siap menghadapi dinamika di lapangan.

“Program BGN harus dijadikan momentum pembentukan karakter. Jangan ragu melangkah, karena yang dijalankan adalah perintah negara,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menilai Program BGN sebagai program yang sangat mulia karena menjadi bagian dari upaya besar menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak dini melalui pemenuhan gizi dan pendidikan yang berkualitas.

“Ini bukan soal anggaran atau bisnis, tetapi tentang bagaimana Presiden menyiapkan Indonesia Emas 2045. Pondasinya adalah gizi dan pendidikan yang baik,” ujar Wabup.

Wabup menambahkan bahwa pencapaian Indonesia Emas tidaklah mudah dan membutuhkan kerja keras serta komitmen seluruh pihak. Ia menyebut para relawan SPPI telah menjadi bagian penting dari sejarah pembangunan bangsa.

“Bapak dan ibu semua sudah mencetak sejarah. Di tahun 2045 nanti, ada kerja keras Anda semua di dalamnya,” katanya.

Ia pun berpesan agar para relawan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah. Menurutnya, sebaik apa pun sebuah program tidak akan berjalan optimal tanpa integritas para pelaksananya.

Sebagai Ketua Satuan Tugas Pencegahan Stunting Kabupaten Sukabumi, Wabup berharap Program BGN dapat menjadi solusi nyata dalam menekan angka stunting. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas layanan, termasuk pengelolaan dapur layanan gizi agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Program ini menjadi pemicu dengan dampak yang sangat besar. Ke depan, selain pemberian makanan bergizi, anak-anak juga perlu dibekali edukasi tentang cara memilih, mengolah, dan menyajikan makanan sehat,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Sukalarang
Menuju Penyerapan Tenaga Kerja Berkelanjutan, Disnakertrans Sukabumi Bentuk Tim RAD
DP3A Tekankan RJ Tidak Berlaku Untuk Kasus Kekerasan Seksual Anak
Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Prioritaskan Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka
Sah! 21 Camat Dilantik sebagai PPATS, Sekda: Berikan Layanan Prima dan Profesional
DP3A Tegaskan Penghapusan Kekerasan Anak dan Perempuan Jadi Prioritas 2026 di Sukabumi
Gebyar Mubarokah Masjid Baiturrahman ke-8 Jadi Momentum Pembangunan Pustu di Sukabumi
Kabar Gembira! Layanan Kemoterapi RSUD Bunut Kini Bisa Pakai BPJS, Warga Tak Perlu Rujuk Keluar Kota

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:13 WIB

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Sukalarang

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:08 WIB

Menuju Penyerapan Tenaga Kerja Berkelanjutan, Disnakertrans Sukabumi Bentuk Tim RAD

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:01 WIB

DP3A Tekankan RJ Tidak Berlaku Untuk Kasus Kekerasan Seksual Anak

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:56 WIB

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Prioritaskan Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:41 WIB

Sah! 21 Camat Dilantik sebagai PPATS, Sekda: Berikan Layanan Prima dan Profesional

Berita Terbaru

HEADLINE

Kangkangi Aturan, BKPSDM Sukabumi Tegas Pecat 10 ASN

Sabtu, 17 Jan 2026 - 10:36 WIB