Ngeri! Pelajar di Nyalindung Sukabumi Terjang Bahaya Lewati Jembatan Nyaris Putus

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pascabencana banjir bandang, Minggu 28 Desember 2025, puluhan pelajar Dusun Karikil terpaksa memanfaatkan jembatan gantung Nangerang yang nyaris putus di atas sungai Citalahab, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

“Sejak sekolah kembali masuk, para pelajar harus melintasi jembatan Nangerang yang rusak setelah banjir bandang,” ungkap seorang warga, Jajat Sudarjat saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com Kamis (8/1/2026).

“Jembatan Nangerang ini merupakan akses jalan terdekat ke jalan raya dan dimanfaatkan para pelajar, dan warga. Ada jalan lain tapi lebih jauh, dan juga melintasi jembatan darurat,” sambung dia.

Baca juga :

https://jurnalsukabumi.com/2025/12/29/rumah-tertimbun-longsor-dan-tanah-bergerak-warga-di-desa-bojongsari-dilaporkan-terisolir/

Ia menjelaskan para pelajar ini bersekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tunas Harapan Bangsa, Madrasah Aliyah (MA) Nurrohman dan SD Negeri. Tiga sekolah ini berlokasi di wilayah Desa Bojongkalong, sedangkan para pelajar berasal dari Kampung Karikil, dan Cigadog.

Para pelajar dan warga meliputi pekerja, pedagang dan petani terpaksa harus menyeberang dengan jembatan darurat, karena lewat jembatan yang sebelumnya khawatir putus. Namun tetap saja masih ada sejumlah pelajar yang terpaksa memanfaatkan jembatan rusak tersebut.

“Ini menjadi kekhawatiran kami bila di daerah hulu dan di sini hujan tentunya air sungai menjadi naik. Makanya banyak pelajar yang masih memanfaatkan jembatan rusak itu,” jelas Jajat yang juga Kepala MA Nurrohman.

“Saya sendiri setiap hari juga melintasi sungai, makanya saya dan warga mengharapkan jembatan kembali secepatnya diperbaiki agar akses kembali lancar,” harap Jajat.

Kepala Dusun Karikil, Suhendi, menambahkan jembatan Nangerang merupakan akses utama dan terdekat ke jalan kabupaten penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Nyalindung.

“Selain pelajar, warga yang punya warung kalau pergi ke pasar juga lewat jembatan. Termasuk saya juga lewat jembatan itu kalau pergi ke wilayah kota,” kata Suhendi.

“Kami warga sangat mengharapkan sekali jembatan dibangun kembali dengan yang permanen, karena jembatan ini memang salah satu akses utama,” sambung dia.

Diberitakan sebelumnya bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi setelah hujan deras mengguyur beberapa jam pada Minggu 28 Desember 2025. Di antaranya Kecamatan Nyalindung merupakan salah satu terparah.

Di Kecamatan Nyalindung, terdapat sejumlah kampung yang terisolasi karena jembatan penyeberangan putus, hingga hanyut terbawa banjir bandang. Selain itu terdapat juga beberapa rumah terendam banjir hingga tertimbun tanah longsor.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Berita Terbaru