Hujan Deras, Rumah di Nanggeleng dan Dayeuhluhur Rusak Terdampak Longsor serta Banjir

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Sukabumi kembali memicu bencana di sejumlah titik pada Senin (29/12/2025).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melaporkan kerusakan rumah warga akibat longsor dan banjir limpasan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, mengungkapkan, bahwa cuaca ekstrem yang terjadi sejak Senin siang mengakibatkan beberapa bangunan terdampak cukup serius.

“Hujan lebat yang terjadi siang tadi menyebabkan beberapa rumah terkena imbas, mulai dari kerusakan fisik hingga banjir limpasan yang masuk ke dalam rumah warga,” ungkap Yosep dalam keterangan resmi, Senin (29/12/2025) malam.

Baca juga :

https://jurnalsukabumi.com/2025/12/29/rumah-tertimbun-longsor-dan-tanah-bergerak-warga-di-desa-bojongsari-dilaporkan-terisolir/

Salah satu titik terparah berada di Jalan As-Salam, Kampung Babakan Bandung RT 04 RW 03, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang. Tebing yang tergerus air hujan menyebabkan material dapuran bambu longsor dan menimpa permukiman di bawahnya.

Sedikitnya tiga unit rumah dilaporkan terdampak dalam kejadian ini. Rumah Tini, mengalami kerusakan bagian belakang dengan kategori Rusak Sedang (RS), dan rumah Ika, kerusakan pada bagian atap dengan kategori Rusak Ringan (RR).

Sedangkan, rumah Mama Maryamah, terancam longsor susulan karena posisi bangunan tepat berada di bawah area dapuran bambu yang rawan.

“Petugas kami sudah langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan lebih lanjut,” tutur Yosep.

Selain longsor, lanjut dia, hujan deras juga memicu banjir limpasan di Kampung Cikujang RT 01 RW 14, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong. Air meluap hingga merendam seluruh ruangan di rumah milik Hilda yang dihuni oleh empat jiwa.

“Penyebabnya karena saluran air, drainase tersumbat, apalagi di atas aliran tersebut dibuat bangunan. Akibatnya, air meluap melalui sela-sela lantai,” jelas dia.

Menurut Yosep sebagai solusi cepat, personel BPBD melakukan pembongkaran sebagian saluran air untuk memperlancar arus pembuangan.

Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung hingga penghujung tahun, BPBD Kota Sukabumi meminta masyarakat untuk tetap siaga, terutama bagi mereka yang tinggal di area perbukitan atau bantaran sungai.

“Kami imbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi potensi bencana atau hal yang tidak diinginkan, segera lapor kepada kami agar bisa langsung ditangani,” imbau Yosep.

Kontributor : Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi
DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 
Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana
Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk
Sambil Ngabuburit, Kawasan Odeon Chinatown Sukabumi Jadi Buruan Kuliner Ramadan
Farhat Abbas Turun Gunung, Jadi Kuasa Hukum Anwar Ayah Nizam

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:15 WIB

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:51 WIB

DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:53 WIB

Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:14 WIB

Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana

Berita Terbaru