Dibuka Sekda, Rapat Evaluasi Pupuk Bersubsidi 2025 pada Dinas Pertanian Tekankan Tiga Aspek Utama

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Evaluasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2025 sekaligus perencanaan tahun 2026, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman.

Rapat diikuti oleh para pengusaha pupuk, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta pemangku kepentingan lainnya. Sejumlah narasumber dari pemerintah pusat dan provinsi turut hadir, di antaranya Direktur Pupuk Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, serta Sales Manager Jabar–Banten PT Pupuk Indonesia (Persero).

Dalam arahannya, Sekda menekankan tiga aspek utama dalam evaluasi pupuk bersubsidi, yaitu penyediaan, penyaluran, dan pengawasan. Ia menyoroti masih rendahnya tingkat penyerapan pupuk bersubsidi di lapangan meskipun ketersediaannya telah disiapkan pemerintah.

Pupuk bersubsidi sebenarnya sudah tersedia, namun penyerapannya belum maksimal. Ini yang harus kita evaluasi bersama,” tegasnya.

Sekda menegaskan bahwa penyaluran pupuk tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian, melainkan harus dilakukan secara sinergis dengan produsen pupuk agar ketersediaannya tetap terjaga. Selain itu, aspek pengawasan menjadi perhatian serius untuk mencegah penyimpangan, termasuk potensi pengalihan distribusi ke daerah lain.

“Pengawasan sangat penting agar pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap kebijakan swasembada pangan nasional. Menurutnya, berbagai kelemahan pada pelaksanaan tahun 2025 harus menjadi bahan perbaikan agar tidak terulang pada 2026. Sekda mendorong agar target swasembada pangan tidak hanya difokuskan pada padi dan jagung, tetapi juga palawija dan hortikultura.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menyampaikan bahwa Kabupaten Sukabumi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas kontribusinya dalam mendukung swasembada pangan nasional tahun 2025.

“Ini merupakan amanah dari pemerintah pusat yang harus kita jaga dan tingkatkan bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Jawa Barat saat ini menjadi salah satu sentra swasembada pangan nasional bersama Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahkan, Jawa Barat dinilai berhasil melampaui Jawa Tengah dari sisi kinerja produksi.

Kabupaten Sukabumi berhasil meraih peringkat pertama peningkatan produksi di Jawa Barat, termasuk capaian tertinggi dalam peningkatan produksi jagung. Atas prestasi tersebut, Kabupaten Sukabumi memperoleh penghargaan dari Kementerian Pertanian.

“Untuk komoditas jagung, Sukabumi menjadi kontributor terbesar kedua di Jawa Barat,” katanya.

Ke depan, Pemkab Sukabumi berencana memperluas area tanam jagung dan padi gogo, termasuk pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang potensial. Ketersediaan benih unggul serta pupuk bersubsidi dengan harga terjangkau menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Selain sektor tanaman pangan, pada tahun 2026 pemerintah daerah juga akan memprioritaskan pengembangan peternakan dan perkebunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Sekda bersama unsur Forkopimda menyerahkan penghargaan atas capaian kinerja luas tanam padi sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

KOPI MASAL Bergerak, Kecamatan Cibadak Bangkitkan Harapan Korban Kebakaran Lewat Bedah Rumah
Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau
Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu
Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah
PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia
Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 04:59 WIB

KOPI MASAL Bergerak, Kecamatan Cibadak Bangkitkan Harapan Korban Kebakaran Lewat Bedah Rumah

Selasa, 8 September 2026 - 17:43 WIB

Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau

Selasa, 8 September 2026 - 17:41 WIB

Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu

Senin, 7 September 2026 - 17:44 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam