Hujan Deras Picu Longsor di Cimaja, Warga Gotong Royong Bersihkan Akses Jalan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, menyebabkan material longsor menutup akses jalan desa di Kampung Salak Datar, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak.

Akibat longsor tersebut, akses penghubung antar kampung sempat tertutup total, sehingga warga tidak dapat melintas menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pantauan di lokasi, puluhan warga tampak berjibaku membersihkan material tanah dan pepohonan yang menutupi badan jalan. Mereka menggunakan alat seadanya seperti cangkul, demi membuka kembali jalur utama yang biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

“Waktu kejadian sekitar jam setengah empat sore. Hujan deras dari siang, tanah di tebing longsor dan menutup jalan desa,” ungkap Kepala Desa Cimaja, R. Wahyu Cakraningrat (Embing) saat dikonfirmasi, Minggu (26/10/2025).

Menurut Kades Embing, saat ini pemerintah desa tengah berupaya menyiapkan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material. Namun karena kondisi hujan belum reda dan alat berat sulit dijangkau, warga lebih dulu bergotong royong membersihkan bagian jalan yang bisa dilalui pejalan kaki dan motor.

“Sekarang lagi diusahakan cari beko (alat berat), besok pagi rencananya dua kampung akan bantu kerja bakti. Untuk sementara akses masyarakat masih tertutup,” jelasnya.

Meski kondisi cuaca belum bersahabat, semangat warga untuk memulihkan akses tidak surut. Mereka bahu membahu di bawah rintik hujan agar jalan bisa segera dilewati, terutama oleh warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk menuju sekolah, ladang, dan pasar.

Hingga pukul 18.40 WIB, wilayah Kecamatan Cikakak dan sekitarnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Pemerintah Desa Cimaja mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kontur wilayah yang berbukit dan kondisi tanah yang labil.

“Kami minta warga tetap hati-hati. Kalau hujan terus, jangan dulu melintas di area rawan,” imbau Kades Embing.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total
Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:11 WIB

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:19 WIB

Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB