Ditinggal Berkebun, Rumah di Gegerbitung Ludes Terbakar dalam Setengah Jam

Senin, 29 September 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah rumah tinggal berukuran 4×6 meter persegi di Kampung Puncak Manis, Desa Sukamanah, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, hangus total setelah dilalap si jago merah pada Senin (29/09/2025) siang.

Kebakaran yang menimpa rumah milik Pepe (57) ini diduga kuat akibat korsleting listrik.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, Ofieq, mengatakan bahwa insiden yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu mengakibatkan kerugian material mencapai Rp25 juta.

Menurut Ofieq, rumah tersebut dalam keadaan kosong lantaran pemiliknya, Pepe, tengah pergi berkebun. Kondisi ini membuat api yang berasal dari korsleting listrik di bagian atap kamar cepat menjalar.

“Api cepat menjalar ke kasur di samping, lalu menjalar ke atap, yang mengakibatkan rumah terbakar habis,” ujar Ofieq.

Kecepatan api menghanguskan bangunan sangat tinggi karena rumah itu terbuat dari anyaman bambu, yang merupakan material mudah terbakar. Ditambah lagi, angin bertiup kencang saat kejadian.

“Iya, kurang dari 30 menit api sudah menghanguskan bangunan rumah beserta isinya,” paparnya.

Melihat medan menuju lokasi yang cukup terjal, warga akhirnya memutuskan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, tanpa menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran (Damkar).

“Awalnya kami mau melapor ke Damkar. Hanya saja, medan menuju ke lokasi rumah korban cukup terjal. Sehingga api hanya dipadamkan dengan peralatan seadanya,” beber Ofieq.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam bencana ini. Pemilik rumah kini telah dievakuasi dan diungsikan ke rumah saudara terdekatnya.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru