JURNALSUKABUMI.COM – Momen puncak Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 menjadi istimewa bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di sektor pertanian. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menjadi salah satu penerima Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, sebuah penghargaan atas pengabdian panjang dalam membangun dan menjaga ketahanan pangan daerah.
Acara yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi pada Rabu (10/9/2025) itu dirangkaikan dengan pelantikan 48 PNS dalam jabatan fungsional serta penganugerahan Satyalancana Karya Satya kepada 100 pegawai yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Dalam sektor pertanian, penghargaan ini menjadi bukti nyata apresiasi terhadap pengabdian ASN yang selama ini berjuang mendampingi petani, meningkatkan produktivitas pangan, serta mendorong pertanian Sukabumi agar semakin maju.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyampaikan bahwa penghargaan Satyalancana merupakan bentuk terima kasih pemerintah atas dedikasi dan pengabdian para abdi negara.
“Momentum hari jadi ini harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas. Mari kita eratkan persatuan, kokohkan gotong royong, dan bangun optimisme dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, ASN, dan masyarakat. Insya Allah Kabupaten Sukabumi akan semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.
Khusus di bidang pertanian, keberhasilan menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan perubahan iklim, dinamika pasar, dan kebutuhan masyarakat, tidak lepas dari tangan dingin para ASN pertanian.
Dedikasi itu diakui dengan hadirnya penghargaan Satyalancana yang diterima oleh Sri Hastuty Harahap.
Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi seluruh ASN Dinas Pertanian untuk terus mendorong inovasi, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung visi Sukabumi Mubarokah.
“Tugas ASN bukan sekadar bekerja, tetapi melayani masyarakat. Jadikan momentum ini sebagai awal pengabdian terbaik,” tegas Bupati.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












