Operasi Patuh Lodaya 2025, Polisi Razia Ribuan Pengendara di Sukabumi

Rabu, 30 Juli 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi berhasil menjaring ribuan pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025 yang baru saja berakhir.

Data yang dirilis menunjukkan peningkatan signifikan dalam penindakan terhadap pengendara yang tidak mematuhi peraturan, demi menciptakan ketertiban dan keamanan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Sukabumi.

“Selama operasi ini, tercatat 2.376 teguran diberikan kepada pengendara. Selain itu, 544 pelanggaran ditindak dengan tilang manual, dan 74 pelanggaran terekam melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) untuk kendaraan roda empat (mobil),” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris saat di hubungi Jurnal Sukabumi, Rabu (30/7/2025).

Arif merincikan, pelanggaran berdasarkan jenis kendaraan sepeda motor (R2)
sebanyak 2.400 kendaraan, dengan rincian pelanggaran sebagai berikut: Tidak menggunakan helm SNI: 1.161 pelanggar;
Berkendara di bawah umur: 328 pelanggar; Berboncengan lebih dari satu orang: 332 pelanggar dan Lain-lain: 579 pelanggar.

Kemudian untuk kendaraan roda empat 588 mobil terjaring razia, dengan rincian: Menggunakan ponsel saat berkendara: 148 pelanggar;Pengendara di bawah umur: 22 pelanggar; Tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt): 309 pelanggar dan Lain-lain: 109 pelanggar.

“Barang bukti yang diamankan dalam operasi ini, Satlantas Polres Sukabumi juga menyita sejumlah barang bukti dari para pelanggar, meliputi: Surat Izin Mengemudi (SIM): 183 buah; Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): 315 buah; Kendaraan Bermotor (Ranmor): 46 unit,” ungkapnya.

Masih kata Arif, bahwa Operasi Patuh Lodaya 2025 ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Diharapkan dengan adanya penindakan tegas ini, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Sukabumi dapat menurun secara signifikan,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru