Retret Pelajar Kristen di Cidahu Dibubarkan Warga, Dedi Mulyadi Turun ke Sukabumi

Senin, 30 Juni 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Konflik intoleransi kembali mencuat dari wilayah Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan retret yang digelar sejumlah pelajar Kristen pada Jumat (27/6/2025) berujung ricuh setelah warga setempat membubarkan acara tersebut dan diduga merusak lokasi kegiatan.

Video perusakan pun viral di media sosial, memantik perhatian publik luas.

Menanggapi peristiwa itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan akan turun langsung ke lokasi untuk menyelesaikan konflik secara komprehensif.

“Saya akan ke Sukabumi hari ini. Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah menjaga kerukunan hidup masyarakatnya. Jabar harus tentram ayem,” tegas Dedi dalam video pernyataan singkatnya, Senin (30/6/2025).

Dalam dialog dengan salah satu saksi sekaligus kuasa dari pemilik rumah yang digunakan sebagai lokasi kegiatan, Dedi mengonfirmasi status bangunan tersebut.

“Jadi, rumah itu rumah ibadah atau rumah pribadi?,” tanya Dedi.

“Itu rumah pribadi, tapi memang sering digunakan untuk kegiatan sosial, pembinaan mental, atau retret bagi saudara-saudara yang kurang beruntung,” jawab pemilik rumah.

Dedi pun menjelaskan, tempat tersebut bukan gereja, melainkan rumah pribadi yang kerap menjadi tempat berkumpul warga dari berbagai latar belakang.

“Mereka datang dari Tangerang, Jakarta, Minahasa, ada juga dari Batak dan berbagai daerah. Dalam kegiatan retret seperti itu, wajar ada nyanyian, pembinaan mental, bahkan lagu-lagu ritual,” ujarnya.

Menurutnya, bentuk kegiatan tersebut adalah ekspresi ibadah yang tidak semestinya dipersepsikan sebagai ancaman.

“Yang harus kita pahami, Indonesia itu beragam. Kalau tiap nyanyian rohani atau ritual minoritas dipersoalkan, lalu di mana letak toleransi kita?” tambah Dedi.

Sebelumnya, massa yang berjumlah puluhan warga mendatangi rumah di Kampung Tangkil RT 04/01 dan membubarkan kegiatan secara paksa.

Dalam video yang tersebar, terlihat sejumlah fasilitas dalam ruangan dirusak. Aksi tersebut pun menuai kecaman dari berbagai kalangan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Berita Terbaru

PERISTIWA

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:37 WIB