Dinsos Tangani Pria ODGJ asal Bogor di Sagaranten

Senin, 9 Juni 2025 - 14:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Sosial (Dinsos) merespons keberadaan pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Laki-laki yang diperkirakan berusia 35 tahun ini tidak memiliki bukti identitas apapun, namun mengaku berasal dari Bogor.

Kepala Dinsos Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan mengatakan langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah memastikan identitas pria tersebut.

“Karena tidak memiliki identitas, petugas di lapangan bisa bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk pengecekan data menggunakan sidik jari atau iris mata. Siapa tahu yang bersangkutan pernah melakukan perekaman e-KTP,” kata Wawan, dalam keterangannya, Senin (09/06/2025).

Apabila identitasnya tidak ditemukan dan terbukti mengalami gangguan kejiwaan berdasarkan pemeriksaan puskesmas, Dinsos siap mengambil langkah lanjutan.

“Jika meresahkan, kami akan koordinasi dengan panti sosial khusus ODGJ. Namun tahap awal harus dilakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas terdekat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinsos Kabupaten Sukabumi, Amanudin, mengungkapkan bahwa di setiap kecamatan terdapat Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang dapat membantu koordinasi awal, terutama menyangkut identitas dan kondisi kesehatan ODGJ.

“Jika identitasnya ditemukan, kami akan berkoordinasi dengan Dinsos daerah asalnya. Tapi jika tidak, dan hasil pemeriksaan puskesmas menyatakan mengalami gangguan jiwa, maka desa tempat ditemukannya ODGJ perlu membuat surat kronologi sebagai dasar rujukan ke rumah sakit atau panti sosial,” terangnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa untuk lebih dulu membawa mereka ke puskesmas agar mendapatkan pemeriksaan medis dan pengobatan awal.

“Setiap puskesmas di Kabupaten Sukabumi sudah memiliki petugas kesehatan jiwa. Jika hasil pemeriksaan menyatakan perlu penanganan lanjutan, pasien bisa dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor. Tapi sebelum dirujuk, pastikan terlebih dahulu memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Jika belum punya, kami siap membantu pengurusannya agar tidak dikenakan biaya saat dirawat,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria yang diduga ODGJ diringkus aparat gabungan dan warga di Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 8 Juni 2025.

Kasi Trantibum Kecamatan Sagaranten Idar Darotama menyebut, berdasarkan laporan warga, pria tersebut telah berada di Sagaranten selama hampir satu bulan.

“Warga mulai resah karena ODGJ itu sempat mengamuk. Ada informasi ia membawa golok, tetapi setelah diamankan, tidak ditemukan senjata tajam. Katanya golok itu sudah dibuang,” jelasnya.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Yayasan Antasena Bangun Bersama Gelar Khitanan Massal, Perangi Narkoba!
Lagi! Komunitas Seniman HG Sukabumi Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
Wujud Kepedulian TNI, Renovasi Rumah Warga Ciemas Masuki Tahap Akhir
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sukabumi Genjot Agroindustri dan Pariwisata
Sekda Ade Suryaman: Inspeksi SPPG Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan!
MUI Sukabumi Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat untuk Jaga Kondusivitas Wilayah
Bupati Sukabumi Minta Penanganan Bencana Tak Lambat, Koordinasi dan Kecepatan Jadi Kunci
KNMP Ciwaru Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir Sukabumi, Ini Rencana KKP

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:33 WIB

Yayasan Antasena Bangun Bersama Gelar Khitanan Massal, Perangi Narkoba!

Jumat, 6 November 2026 - 13:23 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Renovasi Rumah Warga Ciemas Masuki Tahap Akhir

Kamis, 5 November 2026 - 19:49 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sukabumi Genjot Agroindustri dan Pariwisata

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Sekda Ade Suryaman: Inspeksi SPPG Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan!

Kamis, 5 November 2026 - 14:36 WIB

MUI Sukabumi Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Berita Terbaru