JURNALSUKABUMI.COM – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti Wisata Alam Oasis Sukabumi di Jalan Mayor Mahmud, Sukajaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Kamis (05/06/2025) malam.
Sekitar 300-an penggemar sepak bola memadati lokasi ini untuk menyaksikan laga seru Timnas Indonesia melawan China yang dimulai pukul 21.45 WIB dalam acara nonton bareng (nobar).
Antusiasme penonton terlihat jelas dari sorak sorai dan dukungan tak henti bagi skuad Garuda. Salah seorang penonton, Aliana Putra, tak bisa menahan kegembiraannya. “Sangat keren lah ya, sangat bagus!” ucap Aliana salah seorang peserta nobar.
Dia menyoroti beberapa pemain yang mencuri perhatiannya. “Lili Parli kurang okelah, Egi Maulana menguasai bola mah,” tambahnya sambil menyebut “Ole” sebagai salah satu pemain favoritnya.
Dia juga menyampaikan harapannya agar Timnas Indonesia bisa melaju ke Piala Dunia dan mengalahkan Jepang.
Sementara itu, Pengelola Wisata Alam Oasis, Evi menyebutkan jumlah penonton nobar kali ini mencapai sekitar 300 orang. Pihaknya juga bekerjasama dengan Viking Sukabumi untuk menarik banyak pengunjung.
“Memang kita ada kerja sama dengan Viking Sukabumi, di mana itu adalah penggemar sepak bola Sukabumi. Sebetulnya mereka lebih ke Persib, tapi karena memang mereka penggemar bola, jadi sekarang Timnas pun cukup antusias ternyata,” jelas Evi.
Oasis Sukabumi sendiri memiliki kapasitas yang sangat memadai untuk acara nobar berskala besar. Ia bahkan menambahkan bahwa pernah ada acara dengan 1.300-an penonton yang berhasil ditampung.
“Nobar 1.200 sampai 1.300 masih muat, asal lesehan. Kalau barusan karena sedikit, jadi pakai kursi. Kalau lesehan, lebih dari itu,” jelasnya.
Daya tarik utama Oasis Sukabumi sebagai lokasi nobar terletak pada fasilitasnya yang luas dan bersih. Permukaan area yang nyaman untuk lesehan dan fleksibilitas penempatan layar juga menjadi nilai tambah.
Untuk dapat menikmati keseruan nobar Timnas Indonesia di Oasis, penonton cukup membayar tiket sebesar Rp20.000 yang dapat ditukarkan dengan minuman jus.
“Satu, mungkin tempatnya yang luas dan bersih. Jadi mereka bisa duduk di mana saja, enggak bergantung harus ada kursi, karena di bawah bisa duduk-duduk santai,” ungkapnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












