JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mengaku telah merampungkan sosialisasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).
Hal ini dipertegas Kepala DLH Kabupaten Sukabumi Prasetyo melalui melalui Kepala Bidang Kemitraan dan Penataan Hukum Lingkungan, Arlih Harliana. GPBLHS sudah dilakukan secara intensif. Bahkan, kini akan diusulkan ke tingkat provinsi dan nasional.
“Tahun ini, DLH telah melakukan sosialisasi program GPBLHS kepada 100 sekolah di Kabupaten Sukabumi,” terangnya, Selasa (13/5/2025).
Lanjut Arlih, dari jumlah itu, 30 sekolah telah dibina dan dinilai untuk diusulkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten. Sementara 11 sekolah kini tengah didampingi secara intensif untuk diusulkan ke tingkat provinsi.
“Bahkan, satu sekolah sedang dipersiapkan menuju predikat Adiwiyata Nasional/Mandiri,” ucapnya.
Masih kata Arlih, program ini bukan sekadar formalitas atau kejar penghargaan semata, melainkan sebuah langkah penting untuk membentuk kebiasaan positif dalam pengelolaan lingkungan sejak dini.
“DLH memiliki tanggung jawab untuk membina, mendampingi, dan menilai sekolah-sekolah agar siap menjadi sekolah Adiwiyata,” tuturnya.
“Harapan kami, budaya peduli lingkungan ini tidak hanya menjadi rutinitas di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan yang terbawa hingga ke rumah dan lingkungan tempat tinggal siswa,” sambungnya.
Dengan program GPBLHS yang terus digalakkan, DLH Kabupaten Sukabumi berharap akan tumbuh generasi yang memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.
“Tentunya hal itu demi masa depan yang lebih baik, lingkungan bersih dan sehat,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan






