JURNALSUKABUMI.COM – Keresahan akan krisis air di Lahan pertanian di Desa Cimanggu dan Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi terjawab sudah setelah Kodim 0607/Kota Sukabumi bersama Kementerian Pertanian RI melaksanakan karya bakti pembenahan saluran irigasi, Senin (21/04/2025).
Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Yudhi Hariyanto melalui Danramil 0607-08/Cikembar Kapten Arm Dede Sujana mengatakan, kegiatan tersebut dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan pemulihan pasca bencana dan menggandeng langsung kementerian hingga Pemkab Sukabumi.
“Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergitas TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Sukabumi,” ujar Kapten Arm Dede Sujana.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur di antaranya, Dirjen Pertanian Ketahanan Pangan, Dirjen Irigasi, Dirjen Serelia Tanaman Pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Pertania (BPP Cikembar), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), POPT, Kelompok Tani Mitra Cai, Pemerintah Desa Cimanggu dan Anggota Kodim 0607/Kota Sukabumi serta warga masyarakat Desa Cimanggu.
“Dengan semangat gotong-royong, karya bakti ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan saluran irigasi yang sangat vital untuk mendukung produktivitas pertanian warga,” harapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi menjelaskan, sudah hampir empat bulan terakhir ini lahan pertanian sekira 170 hektare sawah di dua desa mengalami krisis air.
Peristiwa tersebut diakibatkan karena irigasi yang mengairi dua desa di Leuweung Gede tepatnya di Kampung Cisonggom, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar itu tergerus longsor pada Januari 2025.
“Dan alhamdulilah saat ini melalui Karya Bakti Kodim 06/07 Kota Sukabumi keluhan warga dan petani mulai terjawab. Terima kasih kepada pemerintah dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembenahan irigasi ini. Semoga kembali normal dan segera bisa dimanfaatkan para petani seperti sedia kala,” ucapnya.
Redaktur: Ujang Herlan












