Kegiatan berupa pembagian santunan kepada ratusan anak yatim dan jompo yang berlangsung di Sekretatiat PPOKT di Kawasan Alun-alun Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (21/03/2025).
Ketua Umum PPOKT Sukabumi, R. Arman Satria Kusumah mengatakan, santunan diberikan kepada 100 orang yang terdiri dari anak yatim piatu, janda, dan lansia.
“Pembagian santunan dilakukan di beberapa RT, yaitu RT 7, 8, 9, 10, dan 11. Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama. Melalui pemberian santunan kepada anak yatim, janda, dan lansia, kami berharap bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya saat didampingi oleh Dewan Penasehat PPOKT Sukabumi, H. Dedi Rukhmana dan Ujang Junaedi.
Lanjut Arman, yang juga sebagai salah satu advokat muda terbaik Sukabumi ini mengaku, ragam program telah digarap PPOKT selama ini. Dari mulai, aksi sosial, peduli bencan, berkolaborasi bersama lintas instansi kepemerintahan seperti Polri/TNI dan hingga turut serta mendorong kesejahteraan masyarakat di bidang pemberdayaan UMKM.
“Lahirnya PPOKT sendiri bertujuan untuk bisa hadir di tengah masyarakat dan menciptakan suasana kamtibmas atau keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Arman.
Selain itu, pada tahun 2025 ini, PPOKT juga memberdayakan lebih dari 200 pelaku UMKM dari berbagai daerah, khususnya yang berasal dari Desa Cisaat melalui program Pasar Ramadan.
“Dan Pasar Ramadan ini rutin digelar tiap tahunnya. Mereka kita fasilitasi untuk bisa berjualan langsung di Alun-alun Cisaat. Tentu hal ini menjadi bagian dari upaya untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian lokal,” kata Arman.
Masih kata dia, PPOKT yang berdiri sejak 2004, awalnya dikenal dengan peran aktifnya dalam mendukung kepolisian, seperti dalam pemusnahan motor bodong dan mendukung kebijakan larangan penggunaan knalpot brong di wilayah Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Purn. Irjen. Dadang Garnida, kini semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun 2023, PPOKT juga mendapatkan pengakuan formal melalui pendaftaran SK dari Kemenkumham, yang kini diakui oleh pemerintah pusat dan daerah sebagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
“Ormas kami semoga menjadi garda terdepan dalam membuka lapangan kerja dan mendorong pendapatan para UMKM di Kabupaten Sukabumi. Kami juga berharap dengan kegiatan ini, PPOKT dapat dukungan nyata oleh Pemkab Sukabumi, baik secara bantuan moral maupun material,” tambahnya.
“PPOKT berharap kegiatan sosial yang rutin digelar ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Sukabumi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM,” harap Arman.
Redaktur: Ujang Herlan












