JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menyambut antusias pelaksanaan kegiatan Kata Seni dan Olahraga (Katarina) Tahun 2025 oleh Kwarca) Pramuka Sukabumi, Kamis (23/01/25).
Kegiatan yang melibatkan 650 peserta dari 36 Kwartir Ranting (Kwaran) ini menjadi momen penting untuk mewujudkan komitmen DP3A dalam melindungi hak anak melalui pendekatan seni dan olahraga.
Sekretaris DP3A Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, menyatakan bahwa Katarina tidak hanya menjadi ajang pengembangan kreativitas dan kesehatan, tetapi juga bagian dari implementasi perlindungan anak yang dicanangkan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya perlindungan anak yang terpadu. Seni dan olahraga adalah sarana efektif untuk menciptakan ruang aman bagi anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Anita.
DP3A menegaskan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Anita menyampaikan apresiasi terhadap Kwarcab Pramuka Sukabumi yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan ini. Ia juga mendorong kerja sama lintas sektor agar program serupa terus berlanjut.
“Kami sangat menghargai sinergi yang terjalin dalam kegiatan ini. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas seperti Pramuka adalah kunci untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter kuat,” jelasnya.
Dalam pandangan DP3A, perlindungan anak tidak hanya mencakup aspek hukum tetapi juga aspek pendidikan, kesehatan, dan pengembangan karakter. Seni dan olahraga, seperti yang ditawarkan dalam KATANIRA, memberikan keseimbangan antara fisik, mental, dan kreativitas anak.
“Anak-anak adalah aset bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya dilindungi dari berbagai ancaman, tetapi juga dipersiapkan menjadi generasi yang inovatif dan tangguh menghadapi masa depan,” tandas Anita.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












