JURNALSUKABUMI.COM – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di enam sekolah di Kota Sukabumi, Rabu (08/01/2025).
Enam sekolah itu diantaranya SDN Cibungur, SD IT Al Amin, SDN Loasari, SDN Rancakadu, SMP Negeri 12 dan SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, dengan total 3.025 porsi.
“Kemarin ada beberapa yang sudah mulai hari Senin (6/1), saya lihat cukup baik, ada kreatif atau inovasi sampahnya dimasukkan ke plastik,” kata Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin.
Bey mengapresiasi kreativitas siswa di SMAN 5 yang memilah sampah organik untuk pakan ternak. Selain itu, para siswa juga membawa sehingga sendiri peralatan makan sehingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Jadi tulang ayam, sayuran dan sebagainya itu memudahkan pemilahan sampah dari awal bisa untuk makanan ternak,” jelasnya.
Secara umum, dia mengatakan, proses dan penyajian makan bergizi gratis ini dinilai cukup baik karena diawasi oleh tim ahli gizi. Pemprov Jabar sendiri menganggarkan dana sebanyak Rp 1 triliun untuk pelaksanaan program MBG tersebut.
“Kami menunggu arahan. Tapi belum digunakan. Jadi selama ini murni dari Badan Gizi Nasional (BGN), 1 tahun Rp1 triliun tapi belum ada petunjuk teknisnya. Mungkin Kota Sukabumi juga menyiapkan,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Sukabumi tengah mempersiapkan anggaran sebesar Rp2-3 miliar untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2025.
Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana Rp1 triliun, namun implementasi program di tingkat daerah masih memerlukan persiapan yang matang.
“Kita masih menunggu petunjuk teknis dari pusat. Saat ini, kita fokus pada penyiapan infrastruktur seperti dapur umum dan pendataan penerima manfaat,” ujar Kusmana.
Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ujang Herlan












