Monumen Palagan Bojongkokosan, Saksi Sejarah Perjuangan Pahlawan di Sukabumi

Minggu, 10 November 2024 - 16:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peringatan Hari Pahlawan Nasional Tingkat Kabupaten Sukabumi pada 10 November 2024 berlangsung khidmat di Monumen Palagan Bojongkokosan, Parungkuda.

Monumen Palagan Bojongkokosan, yang menjadi tempat upacara ini, merupakan simbol perjuangan warga Sukabumi mempertahankan kemerdekaan dan menjadi inspirasi untuk meneruskan semangat pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Upacara yang mengusung tema Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu ini dihadiri oleh jajaran pemerintahan dan masyarakat.

Dandim 0622 Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan amanat Menteri Sosial yang menekankan pentingnya mencintai tanah air dan menghidupkan kembali nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Proses perjuangan membangun bangsa selalu berubah seiring tantangan zaman. Setiap generasi menghadapi peluang dan keterbatasan berbeda,” ungkapnya.

Amanat tersebut juga mengingatkan pentingnya memperkuat kesetiakawanan, persatuan, dan solidaritas sosial sebagai bentuk nyata cinta kepada negeri.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengajak generasi muda untuk mengambil peran penting dalam membangun masa depan bangsa.

“Pemuda memiliki tanggung jawab besar karena idealisme, keberanian, serta kreativitas mereka menjadi modal utama untuk terus mengembangkan Indonesia,” tegasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru