Supermarket di Palabuhanratu Disidak, DLH: Ada Dugaan Pelanggaran Limbah

Jumat, 25 Oktober 2024 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi bersama Komisi II DPRD, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu supermarket besar di Palabuhanratu, pada Kamis (24/10/2024).

Kabid Tata Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi, Deni Alam, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil sampel air dari saluran pembuangan limbah di supermarket tersebut. Sampel ini terkait dugaan adanya pelanggaran pengelolaan limbah.

“Sampel air sudah kita ambil, dan hasil uji laboratoriumnya akan keluar dalam waktu 7 hari. Dari sana, kita akan mengetahui apakah kadar limbahnya masih dalam batas aman atau tidak,” ungkap Deni, Jumat (25/10/2024).

Selama sidak berlangsung, ditemukan beberapa masalah di area pembuangan limbah supermarket. Limbah yang berada di area parkiran bawah tampak menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Debit air yang meluap menyebabkan genangan yang sangat mengganggu. Namun, yang mengejutkan, genangan air tersebut tiba-tiba menghilang saat sidak berlangsung, memunculkan dugaan adanya upaya untuk menutupi masalah limbah ini.

Deni menjelaskan bahwa saluran limbah dari supermarket tersebut mengarah ke dua outlet yang dimanfaatkan warga sekitar untuk mengairi sawah di belakangnya. Namun, tim juga menemukan adanya pipa yang patah, sehingga limbah tercampur dan mengakibatkan bau tidak sedap.

“Secara fisik memang ada temuan, namun kami menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan apakah limbah yang dibuang memenuhi baku mutu lingkungan,” tambah Deni.

Pembuangan limbah yang tidak tertata ini menimbulkan kekhawatiran terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang menggunakan air dari saluran tersebut untuk irigasi sawah. Jika hasil uji laboratorium menunjukkan adanya pelanggaran, maka pihak supermarket bisa dikenai sanksi tegas.

“Tapi untuk secara fisik kita melihat hari ini, tapi nanti secara uji laboratoriumnya bisa dilihat hasilnya apakah itu sudah memenuhi baku mutu air yang dikeluarkan PT Akur jaya ini,” tandas Deni.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tawa Anak-anak Pecah saat Boneka Tangan Ajarkan Mitigasi Bencana di Sukabumi 
Abah Hendrik Teguh Pegang Papakem, Pembangunan Ciptamulya Baru Dimulai Usai Bulan Safar
Hergun Gandeng BPBD Bersihkan Selokan Titik Banjir di Kota Sukabumi
Camat Cisolok Optimistis Arahan KDM Percepat Kebangkitan Ciptamulya
Merajut Ukhuwah di Tengah Musibah, Sapujagat Palabuhanratu Bantu Penyintas Ciptamulya
Kodim 0622 Sukabumi Kirim Air Bersih ke Desa Loji, 50 KK Terdampak Kekeringan Terbantu
Lewat Pantun Ciamik, Hergun Ajak PIRA, Seniman, dan Tokoh Sukabumi Jaga Demokrasi Bersih
DLH Dinilai Butuh Tambahan Armada, Iman Adinugraha Dorong Penanganan Sampah Jadi Prioritas APBD

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tawa Anak-anak Pecah saat Boneka Tangan Ajarkan Mitigasi Bencana di Sukabumi 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Abah Hendrik Teguh Pegang Papakem, Pembangunan Ciptamulya Baru Dimulai Usai Bulan Safar

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Hergun Gandeng BPBD Bersihkan Selokan Titik Banjir di Kota Sukabumi

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Camat Cisolok Optimistis Arahan KDM Percepat Kebangkitan Ciptamulya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Merajut Ukhuwah di Tengah Musibah, Sapujagat Palabuhanratu Bantu Penyintas Ciptamulya

Berita Terbaru