Tradisi Taptu dan Pawai Obor di Palabuhanratu, Simbol Semangat Para Pahlawan

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Kabupaten Sukabumi kembali menggelar tradisi Taptu dan Pawai Obor di Palabuhanratu.

Tradisi ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga sebagai simbol penghormatan terhadap semangat dan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Veleriandra, menjelaskan bahwa Taptu merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam.

“Taptu adalah bentuk penghormatan kita sebagai generasi penerus bangsa untuk mewarisi dan meneladani semangat para pejuang. Dengan melaksanakan tradisi ini, kita berharap generasi muda dapat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menghargai jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk bangsa,” ungkapnya, Jumat malam (16/8/2024).

Taptu adalah tradisi yang berasal dari zaman perjuangan kemerdekaan, di mana para pejuang menggunakan obor sebagai sumber cahaya dalam berbagai operasi dan pergerakan di malam hari. Di era modern, tradisi ini dihidupkan kembali sebagai simbol semangat perjuangan yang tidak boleh padam. Meskipun di Kabupaten Sukabumi tidak terdapat makam pahlawan, semangat Taptu tetap dihidupkan melalui pawai obor ini.

“Api dalam obor tersebut melambangkan semangat para pahlawan yang tak pernah padam. Kita mengisi kemerdekaan ini dengan menghargai jasa mereka, meskipun melalui simbolis seperti pawai obor,” tambah Letkol Kav. Andhi.

Upacara Taptu di Palabuhanratu diawali dengan penyalaan api obor, yang diserahkan kepada tiga orang peserta sebagai simbol estafet semangat perjuangan. Ribuan masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya pawai obor, yang dimulai dari depan pendopo Palabuhanratu hingga berakhir di Alun-Alun Palabuhanratu.

Kemeriahan semakin terasa dengan sorak sorai masyarakat yang memadati jalanan, menandai betapa tradisi ini masih menjadi bagian penting dari perayaan Hari Kemerdekaan di Sukabumi.

“Antusiasme masyarakat yang begitu besar menunjukkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan masih hidup dalam jiwa generasi saat ini,” ujar Andre Setiawan salah seorang peserta pawai.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar
Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah
Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WIB

Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak

Senin, 15 Juni 2026 - 23:30 WIB

Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah

Berita Terbaru