Demonstran ‘Ngamuk’ Protes Hasil Pilkada 2024 di Kota Sukabumi

Rabu, 7 Agustus 2024 - 13:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi unjuk rasa sejumlah massa sebagai bentuk protes hasil Pilkada 2024 dikawal ketat jajaran aparat kepolisian di Jalan R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi, Rabu (07/08/2024).

Pantaun di lokasi,Ā terlihat demonstran melemparkan air hingga tomat ke arah aparat keamanan. Situasi semakin ricuh tatkala massa menyalakan flare dan dorong-dorongan dengan polisi. Jajaran aparat yang bersiaga, menyemburkan air dari water cannon ke arah massa. Karena gerakan massa yang tak terkendali, polisi menghempaskan tembakan peluru karet dan gas air mata dari Detasemen 45.

Tim pengendalian massa (dalmas) dari kepolisian diterjunkan mulai tingkat hijau, kuning, hingga merah. Satbrimob Polda Jabar dan Polres Sukabumi Kota bersiaga menggunakan tameng PHH (polisi anti huru hara).

Aksi tersebut merupakan adegan dalam Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan Forum Komukasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi (Forkopimda) Kota Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk simulasi menjelang pengamanan Pilkada 2024.

“Memberikan gambaran situasi yang kemungkinan akan terjadi kemudian bagaimana cara penanganannya serta menunjukkan bahwa Insyaallah kami siap melaksanakan pengamanan,” ujar Rita.

Dia menjelaskan, personel yang dikerahkan dalam Sispamtakota ini terdiri dari berbagai unsur stakeholder. Kegiatan ini turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kota Sukabumi dan unsur penyelenggara pemilu.

“Kurang lebih sebanyak 575 personel gabungan TNI-Polri, dishub, pol PP. Itu ada dari satbrimobda, kemudian polres dan Polsek jajaran, TNI nya juga ada dari kodim, Koramil, jajaran,” jelasnya.

Di tempat yang sama Ketua KPU Imam Sutrisno menambahkan, dengan adanya Sispamtakota ini dia yakin pengamanan selama Pilkada 2024 akan berjalan lancar.

“Saya kira keseriusan dari simulasi hari ini menyiapkan keamanan dan ketertiban kami bertugas untuk berupaya agar situasi itu tidak terjadi,” ujar Imam.

Dia menegaskan, pemilu yang jujur dan adil akan dilaksanakan pada perhelatan Pilkada 2024 di Kota Sukabumi.

“Artinya penyelenggaraan pemilu yang adil, jujur dan amanat undang-undang itu bagian dari tugas kami. Dan semoga itu dapat kami laksanakan dengan baik sehingga Kota Sukabumi tetap tertib, aman karena sejatinya Pilkada itu dilaksanakan untuk membangun daerah kita,” tandasnya.

Reporter: Fira AF | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru