Ibu Hamil dan Balita di Cikakak Ikuti Gerakan Intervensi Pencegahan Stunting

Sabtu, 22 Juni 2024 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, melakukan monitoring terhadap gerakan intervensi pencegahan stunting di Posyandu Melati, Kecamatan Cikakak. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Pemkab Sukabumi dalam mengatasi masalah stunting, setelah sebelumnya dilakukan di Kecamatan Jampangkulon dan Surade.

Gerakan intervensi ini menargetkan ibu hamil, bayi dan balita, serta calon pengantin (Catin) sebagai sasaran utama. Di Posyandu Melati, sebanyak 76 bayi dan balita dilakukan pengukuran, sementara 13 ibu hamil dan 21 calon pengantin juga menerima intervensi khusus.

Wakil Bupati Iyos Somantri mengungkapkan bahwa hasil pengukuran prevalensi angka stunting di Kecamatan Cikakak mencapai 7 persen.

“Angka ini menunjukkan hasil nyata dari gerakan intervensi pencegahan stunting di Kabupaten Sukabumi,” ujar Iyos, Sabtu (22/06/2024).

Iyos menyatakan harapannya agar angka prevalensi stunting ini bisa bertahan atau bahkan menurun, dan menjadi bukti validitas data yang akurat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga angka ini bisa bertahan dan menjadi pembuktian, sehingga nantinya kita akan menghasilkan data yang valid dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia, angka stunting di Kabupaten Sukabumi mencapai 27 persen. Namun, Iyos meyakini bahwa angka stunting di lapangan sebenarnya lebih rendah dari itu.

“Mudah-mudahan dengan adanya gerakan intervensi bisa membuktikan data akurat by name by address,” katanya, menekankan pentingnya data yang valid dan detail untuk mendukung upaya penurunan stunting.

Pemkab Sukabumi menargetkan untuk menurunkan angka stunting hingga 14 persen sesuai dengan target nasional. Iyos optimistis bahwa dengan kerjasama yang solid antara tim dan masyarakat, target ini bisa tercapai.

“Pemkab Sukabumi menargetkan angka stunting ini bisa menurun hingga 14 persen sesuai target nasional. Oleh karena itu, kami optimistis akan terus bekerja sama dengan seluruh tim untuk mengentaskan isu stunting di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Iyos juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat untuk keberhasilan program ini.

“Semoga masyarakat yang menjadi sasaran bisa mendukung program gerakan intervensi pencegahan stunting ini agar datang ke Posyandu,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB