Angka Stunting di Kabupaten Sukabumi 2024 Turun Cukup Efektif

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menghadiri Exit Meeting Hasil Audit Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting Bidang Kesehatan di Aula Dinsos Cisaat, Selasa (14/05/2024).

Ketua Tim Audit Efektivitas Penurunan Stunting Irjend Kesehatan RI. Yusit Istanto menjelaskan capaian di tahun 2024 dimana Hasil Audit untuk Kabupaten Sukabumi di angka 72,95 artinya cukup efektif.

“Kebijakan penurunan Stunting di Kabupaten Sukabumi sudah cukup baik, diharapkan target New Zero Stunting bisa terwujud, selain itu Inovasi yang ada di Kabupaten Sukabumi berjalan baik sehingga membantu penurunan stunting,” imbuhnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati mengatakan tujuan audit kinerja efektivitas program percepatan penurunan stunting ini untuk menilai program-program intervensi spesifik yang telah dilaksanakan oleh sektor kesehatan mulai dari input proses output dan outcome.

Pencegahan stunting menjadi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, pemerintah pusat menargetkan angka prevalensi stunting harus menurun per tahunnya sebesar 3% sehingga pada akhir tahun 2024 bisa mencapai 14%.

“Kita masih perlu perjuangan dari angka 27 % menuju angka penurunan 14% , tentunya harapan ini harus diupayakan oleh kita bersama, selain itu Edukasi untuk para Kader Posyandu juga harus ditingkatkan,” papar Kang Iyos, sapaan karib Wabup ini.

Ia menekankan, permasalahan stunting yang multidimensional tersebut memerlukan upaya lintas sektor dengan melibatkan seluruh stakeholder secara terintegrasi melalui koordinasi serta konsolidasi program dan kegiatan yang dinamakan 8 aksi konvergensi stunting.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB