JURNALSUKABUMI.COM – Hujan dengan disertai angin terjadi di wilayah Kota Sukabumi sejak Kamis (25/04/2024) sore. Akibatnya, longsor dan banjir pun melanda tiga wilayah.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, hingga pukul 21.58 WIB mencatat ada tiga titik lokasi bencana.
Pertama longsor yang terjadi di Kampung Tegalpari RW. 08 Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh, kedua banjir di Jalan Otista RW. 01 Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang. Lalu longsor di Jalan Pembangunan RW. 01 Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat mengatakan, longsor di lokasi pertama wilayah Kecamatan Gunungpuyuh berasal dari tanah tebing dengan luas longoran sekitar 5 meter.
“Untuk longsor tanah tebing dampaknya longsoran menutup saluran irigasi yang akan dievakuasi besok pagi karna sekarang kondisi curam dan gelap,” kata Novian dalam keterangannya.
Tak ada korban terdampak, namun akibat longsor satu rumah warga terancam terdampak longsor susulan. Lokasi longsor tepat berada di perbatasan dengan wilayah kelurahan Karang Tengah.
“Ada dapuran bambu yang bilamana longsor kembali mengancam salah satu Rumah warga di wilayah kelurahan Karang Tengah,” jelasnya.
Sementara, pada lokasi banjir, dia menjelaskan drainase atau saluran air yang berada di lokasi tersebut tersumbat, hingga air hujan dari jalan raya tak dapat mengalir.
“Untuk banjir luapan air dari drainase di wilayah Cigodeg akibat drainase mampet sehingga air hujan buangan dari jalan melimpas ke rumah warga,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan






