Peran Ayah dalam Mendidik Anak

Kamis, 28 Maret 2024 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Jumaroh, S.E (Pengajar di Lembaga Bimbingan Minat Baca dan Belajar Anak (BiMBA) Karawang

Sudah menjadi hal yang wajar bahwa Ibu bertanggung jawab penuh atas pendidikan anak.
Ternyata tugas mendidik itu bukan sepenuhnya tugas ibu, tetapi ada peran ayah yang juga sangat dibutuhkan dalam membangun karakter anak.

Sekarang ini banyak kasus yang seringkali berhubungan dengan anak-anak, baik dari bullying, pelecahan maupun depresi.

Ternyata faktor kurangnya peran ayah dalam keluarga untuk mendidik anak juga bisa menjadi pemicu.

Bukan hanya akan berdampak pada mental si anak, kepada para ibu juga akan merasakan dampaknya ketika kurang perhatian dari suami, sehingga melampiaskan kekecewaannya pada sang anak.

Baru-baru ini pemerintah memiliki rencana akan memberikan hak cuti ayah kepada ASN saat istrinya melahirkan. Karena sosok ayah memiliki peran penting pasca melahirkan dan sangat dibutuhkan untuk membantu proses tumbuh kembang anak. (Kompas, 14/03/2024)

Sejumlah negara dan perusahaan multi nasional sudah memberikan fasilitas tersebut seperti Spanyol, Korea Selatan, Jepang dan Islandia.

Dengan adanya pemberian hak cuti itu, diharapkan kualitas proses kelahiran anak bisa berjalan dengan baik. Apalagi fase itu penting untuk menyiapkan sumber daya manusia terbaik penerus bangsa. (IDNTimes, 14/03/2024)

Namun pada dasarnya bukan hanya soal memberikan hak cuti saat istrinya melahirkan, seorang suami juga sangat dibutuhkan sesuai perannya. Cuti ayah memang dibutuhkan, namun bukanlah solusi.

Beban hidup yang berat dalam sistem inilah yang membuat peran orang tua baik Ayah maupun Ibu tidak bisa dijalankan dengan baik.

Banyak peran suami yang akhirnya terbaikan, termasuk peran kebapakan. Yang sering dipahami tugas Ayah adalah menafkahi istri dan anak-anaknya saja.

Oleh karenanya, muncullah istilah Fatherless, yaitu ketiadaan peran ayah dalam mendidik anak.

Padahal Allah telah berfirman, ” Wahai orang-orang yang beriman, jangan kalian mengkhianati Allah dan Rasul, dan jangan kalian mengkhianati amanat-amanat kalian, sedang kalian mengetahui. Ketahuilah bahwa harta kalian dan anak-anak kalian adalah ujian. Dan di sisi Allah ada pahala yang besar (Q.S. Al Anfal 27-28)

Anak adalah amanah yang harus dijaga sebaik mungkin, dididik dengan pendidikan yang baik pula.
Karena semua akan dipertanggungjawabkan kelak di Akhirat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
“Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)

Selain itu peran masyarakat serta negara juga seharusnya menjadi peran pendukung yang turut serta dalam memperbaiki kualitas generasi.

Jika orang tua adalah orang yang bertanggung jawab penuh atas pendidikan anak di rumah, maka peran masyarakat dan negara dalam memfasilitasi dan memberikan kebijakan yang baik dalam berbagai bidang adalah tanggung jawab pendidikan di luar rumah.

Penerapan Sistem Islam lah yang niscaya akan  membantu terbentuknya generasi yang berkualitas, beriman bertakwa dan serta berjiwa pemimpin.

Maka peran ayah akan optimal jika dikembalikan kepada syariat Islam, yaitu mengembalikan fungsinya, peran lingkungan dan yang krusial peran negara. Wallahua’lam (*).

Berita Terkait

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional
Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:27 WIB

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:46 WIB

Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam