Bau Menyengat: Warga Temukan Tulang Manusia di Tepi Sungai Cisuda

Kamis, 1 Februari 2024 - 14:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga digegerkan dengan penemuan tulang kerangka manusia di antara pepohonan dan semak belukar tepi sungai Cisuda, tepatnya di Jalan Raya Baros Kelurahan Jayakarsa, Kecamatan Baros Kota Sukabumi, Kamis (01/02/2024).

Salah seorang warga, Hendra (43) mengatakan, dia menemukan kerangka tulang itu sekira pukul 10.00 WIB. Aroma tak sedap juga sempat tercium warga sekitar beberapa waktu belakangan, sebelum penemuan tengkorak dan kerangka tulang tersebut.

“Saya emang lihat pertama tadi cuma tadi saksi pertama ada lah teman. Cuman saya pertama lihat ke sana sama pak RT pak RW, almarhum udah pada pisah (tulang) cuman tinggal tengkorak lah kepala, kaki udah pada pisah,” kata Hendra.

Dia menceritakan, selain itu beberapa potong pakaian juga ditemukan di sekitar lokasi kejadian berupa celana jeans dan kain berupa sarung.

“Terbungkus pakaian tulang kaki juga masih terbungkus sama celana Levi’s bajunya kalau ga salah ditutup sama sarung cuman kepalanya udah pisah,” ungkapnya.

Dari penemuan pakaian di sekitar lokasi, diduga kerangka itu berawal dari jasad berjenis kelamin laki-laki. Sebelumnya, bau menyengat itu dirasakan warga saat kegiatan kerja bakti.

“Kalau kemarin mah kira kira 2-3 Minggu ke belakang kan kerja bakti sama RW sama masyarakat di situ semua ada menyengat bau semua pada melihat pada ke sini, cuman ga lihat ke lokasi ini,” jelasnya.

Saat ini kerangka manusia itu telah dievakuasi pihak kepolisian ke RSUD R Syamsudin SH untuk diperiksa, sementara pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru