Cinta Ditolak, Pemuda Sukabumi Nekat Rusak Rumah Wanita Pujaan Hati

Rabu, 24 Januari 2024 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pemuda berinisial B (23) asal Desa Sudajaya Girang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, ditangkap polisi setelah nekat menyerang rumah teman wanitanya di Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Aksi tersebut dilakukan B pada Selasa, 23 Januari 2024 dini hari setelah cintanya ditolak oleh teman perempuannya. Pelaku mendatangi rumah korban bersama temannya sambil menenteng senjata tajam jenis pedang samurai.

Kapolsek Lembursitu Iptu Agus Suherman mengatakan terduga pelaku merasa ditolak. Ia menerangkan, keduanya semula berteman biasa, namun terduga pelaku ingin berpacaran. Tetapi, korban menolak permintaan tersebut.

“Betul, diamankan satu orang pelakunya. Intinya cinta ditolak, perempuannya nggak mau. Kronologisnya kemarin malam jam sekitar 00:30 WIB datang ke rumah korban membawa dua kendaraan, tapi yang satu kendaraan yang kenal dekat dengan perempuan,” kata Agus saat dikonfirmasi pada Rabu (24/01/2024).

Setibanya di rumah korban, pelaku kemudian teriak-teriak hingga merusak kaca jendela. Tak sampai disana, pelaku yang berhasil menerobos rumah korban lalu melakukan pemukulan kepada keluarga korban.

“Masuk ke dalam rumah, di dalam ada kakaknya perempuan dan ada bapaknya. Dihalang-halangi sampai mengacung-acungkan samurai, dipakai utk menakut-nakuti saja,” jelasnya.

Agus menambahkan, terduga pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah ditunggu oleh polisi dan warga di sekitar rumah korban. Terduga pelaku dan teman-temannya kembali mendatangi rumah itu sehingga dapat diringkus.

“Pasal yang dikenakan UU darurat pasal 2 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951 dan atau penganiayaan pasal 351 ayat (1) Juncto pasal pengrusakan 406 ayat(1),” tutupnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru