Polisi Bekuk Dua Oknum Karyawan Perusahaan Minuman Kesehatan Merek Terkenal di Cicurug

Senin, 9 Oktober 2023 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Jajaran Unit Reskrim Polsek Cicurug, Polres Sukabumi berhasil mengamankan dua orang  terduga pelaku penggelapan bahan kimia (Naoh Flake) milik perusahaan minuman kesehatan merek dagang PS. Perusahaan tersebut berlokasi di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

“Betul, Unit Reskrim Polsek Cicurug telah mengamankan dua oknum karyawan perusahaan tersebut yang diduga telah menggelapkan bahan kimia,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede dalam keterangannya, Senin (09/10/2023).

Dua terduga pelaku kata Perwira Menengah Polri itu, merupakan buruh pada perusahaan tersebut yang berinisial D dan Y.

Lebih lanjut kata AKBP Maruly terungkapnya kasus tersebut bermula adanya laporan dari petugas departemen produksi tentang penggunaan senyawa kimia Naoh Flake yang tidak sesuai dengan data pada bagian akunting.

Selain itu juga ditemukan adanya bukti pengeluaran barang secara berulang dari bulan Agustus tahun 2023 sebanyak 10.000 kilogram dan atau 10 ton barang kimia senyawa Na Flake.

“Atas laporan dari perusahaan, Unit Reskrim Polsek Cicurug yang dibantu tim internal perusahaan melakukan penyelidikan. Hingga dua orang oknum karyawan berinisial D dan Y berhasil diamankan,” ungkapnya.

Perbuatan D dan Y berhasil terekam kamera CCTV, melakukan aksinya dengan menggunakan Truk Colt, “Dari hasil pemeriksaan CCTV diketahui senyawa kimia tersebut dibawa dengan menggunakan truk colt oleh karyawan gudang store saudara D,” jelasnya.

Dalam kasus ini Polisi telah menyita beberapa barang bukti diantaranya dokumen laporan, laporan dari bagian Akunting, Rekaman CCTV, rekening koran bank atas nama salah satu pelaku D, SK penunjukan D sebagai leader store, satu unit kendaraan truck diesel dan laptop.

“Saat ini kedua terduga pelaku tersebut kini dalam pemeriksaan lebih lanjut dan kasus tersebut polisi akan mendalaminya,” terangnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru