Disnakertrans Kab Sukabumi Sosialisasikan Potensi Manfaat dan Resiko Kerja di Luar Negeri

Senin, 25 September 2023 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani berikan penyuluhan bimbingan jabatan dan persiapan masuk dunia kerja yang berlangsung di aula lantai 2 SMKN 1 Cibadak, Senin (25/09/2023).

Acara ini dihadiri oleh tim dari Kementrian Tenaga Kerja Republik indonesia, tim rekrutmen dari PT Grapel, Kabid Penempatan Disnakertrans Kab Sukabumi, Kepala SMKN 1 Cibadak dan jajaran, serta diikuti oleh ratusan siswa dan alumni SMKN 1 Cibadak.

Dalam acara ini dibahas tentang dunia kerja secara luas, persediaan sumber daya manusia, covid-19 impact, revolusi industri 4.0, pengaruh teknologi, digitalisasi, megatren ketenagakerjaan dan masih banyak lagi.

Dalam sambutannya, Usman mengatakan bahwa peserta harus siap menghadapi dunia sebenarnya, pasalnya dunia sekolah sangat berbeda dengan dunia kerja yang sebenarnya.

Lebih lanjut Usman memaparkan terkait peluang-peluang kerja ke luar negeri. Namun, ia berharap agar masyarakat harus berangkat sesuai prosedur resmi karena dikhawatirkan akan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Jangan tergiur oleh gaji yang besar, iming-iming yang besar tapi diluar prosedur. Dimana daftarnya, dimana ngurusnya, harus resmi jangan sampai jadi korban. Karena sekarang ini banyak yang berangkat tanpa sepengetahuan kita (pemerintah), jadi berangkatnya tidak tahu tapi kalo ada kejadian baru laporan,” jelasnya.

Usman berpesan kepada peserta untuk bisa lebih mengenali diri sendiri dan belajar mengetahui potensi diri sendiri.

“Ada 5 point, siapa saya, dimana saya, dengan siapa saya, untuk apa saya, serta bagaimana saya,” ungkapnya.

Terakhir Usman juga mengingatkan kepada para peserta agar selalu ingat kepada tanah air.

“Walaupun sudah sukses di sana, bekerja di luar negeri bisa mensejahterakan diri sendiri dan keluarga, harus tetap ingat Indonesia, ingat pulang,” tandasnya.

Reporter: Sri Rahayu | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
244 Pelajar Jawa Barat Terima Beasiswa Gubernur Non-APBD dari Nusa Putra University 
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:42 WIB

244 Pelajar Jawa Barat Terima Beasiswa Gubernur Non-APBD dari Nusa Putra University 

Berita Terbaru