Penilaian Inovasi Daerah, Bappelitbangda Sukabumi Terhadap Inovasi Satu Joran dari Dinas Perikanan

Jumat, 25 Agustus 2023 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi menjaring peserta Inovasi Daerah Kabupaten Sukabumi tahun 2023, Jumat (25/8/2023).

Kali ini penjaringan atau penilaian tahap dua itu dilakukan kepada Dinas Perikanan (Diskan) dengan inovasi Satu joran atau samakan tujuan jaga ekosistem perairan. Sebelumnya Diskan masuk 15 besar dengan Subtema Peningkatan Tata Kelola Pemerintah Daerah.

“Lomba Inovasi daerah sudah masuk penilaian tahap dua dan masuk 5 besar. Penilaian akan kita saring untuk 3 besar, dan diumumkan pada tanggal 27 nanti bersama sukabumi award,” ujar Adi G. Putra, Kabid Litbang pada Bappelitbangda kabupaten sukabumi.

Adi G. Putra menyebutkan, dalam tahap ini dirinya bersama tim penilai yang berisi kalangan akademisi serta Bappelitbangda provinsi Jawa Barat akan menilai langsung inovasi yang digagas Dinas Perikanan.

“Ini dari 60 SKPD yang memasukan berkas di inovasi tersebut, kemudian disaring tersisa 15 peserta. Disitu di saring kembali hingga masuk 3 besar, dan disini menjaringkan 5 besar,” terangnya.

Sementara itu, Susanti Mariam, inovator di balik konsep “Satu Joran,” menjelaskan bahwa ekosistem perairan memiliki peran sentral dalam ekologi global dan sebagai sumber mata pencaharian bagi berbagai komunitas.

Inisiatif Satu Joran yang digulirkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi merupakan bentuk komitmen untuk mengelola sumber daya perairan secara berkelanjutan.

“Inovasi Satu Joran sebenarnya merupakan singkatan dari “samakan tujuan jaga ekosistem perairan” dan ini telah menjadi perhatian utama dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Sukabumi 2023,” ungkap Susanti Mariam didampingi Sekdis Perikanan Sri Padmoko.

Mariam menyebut, pengelolaan serta pelestarian ekosistem perairan merupakan tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Konteks joran dalam judul inovasi ini lebih dalam daripada sekadar alat pancing biasa. Ia menjadi simbol perhatian yang diberikan pada ekosistem perairan yang sensitif terhadap perubahan dan risiko,” ucapnya.

Inovasi ini, sambung Mariam, melibatkan komunitas pemancing, pengepul, dan entitas lainnya seperti Pentahelix. Peran mereka sangat penting bagi keberhasilan inovasi. Pendataan yang akurat dan komprehensif tercapai melalui metode pengumpulan data menggunakan software ODK Collect.

“Kerjasama ini dan pengumpulan data yang akurat membentuk fondasi tata kelola ekosistem perairan yang efektif. Inovasi Satu Joran memprioritaskan integrasi data dan informasi sebagai langkah fundamental dalam pengelolaan ekosistem. Ini bertujuan untuk memberikan akses mudah bagi semua pihak yang berkepentingan dalam menjaga kelestarian perairan,” paparnya.

Tidak hanya aspek lingkungan kata Mariam, inovasi ini juga mempertimbangkan dampak ekonomi.

Meskipun fokus utamanya adalah menjaga keberlanjutan, aspek ekonomi tetap diperhitungkan. Ini termasuk manfaatnya terhadap mata pencaharian masyarakat lokal dan kontribusi terhadap ketahanan pangan.

“Bahwa Inovasi Satu Joran adalah bukti nyata komitmen dalam menjaga keberlanjutan ekosistem perairan. Melalui keterlibatan komunitas, pengelolaan data yang cermat, dan pendekatan yang holistik,” ujarnya.

inovasi ini menjadi langkah penting dalam mengatasi tantangan keberlanjutan lingkungan. Dengan potensi menjadi model inspiratif dalam upaya pelestarian ekosistem perairan di Indonesia,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB