JURNALSUKABUMI.COM– Peningkatan perekonomian melalui penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pengentasan stunting menjadi fokus Pemerintah Kecamatan Cibadka, Kabupaten Sukabumi.
Seperti diketahui, UMKM merupakan salah satu tiang perekonomian daerah, apalagi Kecamatan Cibadak merupakan gerbang utara Kabupaten Sukabumi di mana daerah ini memiliki banyak potensi bisnis.
Tentunya keberadaan para pelaku UMKM membantu pemerintah dalam upaya membangkitkan perekonomian daerah pasca-pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.
Maka dari itu, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus Pemerintah Kecamatan Cibadak, apalagi setelah dibukanya Tol Bocimi Segmen II Cigombong-Cibadak, di mana daerah ini akan menjadi pusat aktivitas perekonomian.
Selain, UMKM, Pemerintah Kecamatan Cibadak saat ini pun tengah fokus percepatan penanganan stunting melalui berbagai program yang diluncurkan mulai dari Kolaborasi Aksi Penanganan dan Cegah Stunting di Cibadak (Kancing Cibadak).
Kemudian, Penanganan Integratif Terpadu Implementasi Yang Terukur Pada Stunting (Pinter Itu Penting) dan pembentukan duta stunting milenial.
Camat Cibadak Abdul Naafi merilis data kasus stunting priode Juli hingga 8 Agustus 2023. Rilis data Stunting tersebut di peroleh dari sejumlah Desa yang berada di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Selasa (08/08/2023).
“Dari data yang kami peroleh dibeberapa desa yakni Desa Batununggal 20 kasus, Desa Karangtengah 60 kasus, Desa Ciheulangtonggoh 22 kasus, Desa Tenjojaya 53 kasus, Kelurahan Cibadak 74 kasus, Desa Sekarwangi 25 kasus, Desa Warnajati 5 kasus, Desa Pamuruyan 11 kasus, Desa Sukasirna 12, Desa Neglasari 23 kasus, dengan total keseluruhan data stunting sebanyak 305,” kata Camat Cibadak Abdul Naafi kepada Jurnalsukabumi.com.
Lebih jauh Camat, penanganan yang sudah dilakukan dengan inovasi kebijakan pencegahan dan penanganan Stunting yakni melakukan belusukan, dengan melakukan sosialisasi dengan memberikan edukasi kesehatan juga melakukan kelaborasi aksi penanganan dan pencegahan Stunting.
“Selain itu juga penanganan integratif terpadu implementasi yang terukur pada Stunting, dan membentuk duta Stunting milenial,”tutupnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: AA Rohman






