Kang Sodikin: Tokoh Pejuang Pendidikan Elemen Penting Kemerdekaan RI

Selasa, 2 Mei 2023 - 20:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, M. Sodikin, menyatakan, bahwa tokoh pejuang pendidikan merupakan salah satu elemen penting dalam proses merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

“Kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran para pahlawan nasional yang memperjuangkan pendidikan terlepas dari penjajah hingga maju dan berkembang seperti sekarang ini,” kata Sodikin.

Dia mengatakan, lima pejuang pendidikan Indonesia yang memiliki peran yang sinifikan dalam memerdekakan Indonesia lewat jalur pendidikan.

Pertama pahlawaan nasional Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara memiliki nama asli Raden Mas Soewandi Soerjaningrat. Dia dikenal sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Ajaran yang disampaikannya, masih melekat dalam ingatan dan digunakan hingga saat ini seperti Tut Wuri Handayani, Ing Madya Mangun Karsa dan Ingarso Sung Tuladha.

Pejuang nasional yang gigih dalam membebaskan rakyat dari belenggu kebodohan adalah Raden Ajeng Kartini. Dia dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia. RA Kartini dinilai berjasa memperjuangkan hak-hak wanita pribumi yang tidak memperoleh kesetaraan dengan kaum pria.

Selanjutnya adalah KH. Hasyim Asy’ari. Mbah Hasyim dikenal sebagai pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Berikutnya adalah KH. Ahmad Dahlan. Dia adalah pendiri organisasi Muhammadiyah.

Semasa hidup KH. Ahmad Dahlan, menciptakan pembaruan Islam di bidang pendidikan yang memberangus sistem pendidikan kolonialisme yang dalam prakteknya tidak sesuai mengarah kepada sekularisme dan westernisasi.

Tokoh pejuang pendidikan berikutnya adalah Dewi Sartika. Wanita tangguh itu adalah tokoh pahlawan wanita yang memperjuangkan hak perempuan terutama dalam pendidikan dan juga sebagai pendiiri sekolah istri pada 1904.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara
Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi
September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional
Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z
Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin
Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL
Beasiswa Bupati Sukabumi Jadi Bagian dari 2.034 Mahasiswa Baru UMMI Tahun Ini
Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:42 WIB

Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara

Minggu, 27 September 2026 - 06:57 WIB

Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi

Jumat, 25 September 2026 - 18:33 WIB

September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional

Senin, 21 September 2026 - 20:57 WIB

Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z

Selasa, 15 September 2026 - 11:26 WIB

Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin

Berita Terbaru