JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyatakan, bahwa perkembangan teknologi informasi merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari dan ditawar-tawar lagi.
Demikian dikatakan Fahmi, saat menghadiri Kegiatan Obral Ramadan (Obrolan Literasi Digital Bulan Ramadan) Relawan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) Kota Sukabumi digelar di Rumah Mesra Creative Playground, Sabtu (8/4/2023).
“Momen ini dalam rangka menyiapkan diri dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat,” kata politisi PKS tersebut.
Dia menambahkan, ada hikmah di balik pandemi yang tidak lagi mengubah status menjadi endemi itu yakni mempercepat akses digitalisasi di tengah masyarakat.
Dimana pun kata dia, semua harus beradaptasi dengan teknologi karena tidak ada yang bisa menolaknya. Dengan terjadinya percepatan teknologi yang awalnya belajar, bekerja dan belanja tatap muka berubah pola menjadi online atau daring.
Intinya kata dia, terjadi tranformasi ke digital dan dunia fisik dan maya hampir menyatu sulit dipisahkan. Di sisi lain kata Fahmi, perlu diperhatikan pula terkait cyber crime atau berita hoaks di medsos.
Sehingga diperlukan literasi media sosial seperti gerakan tabayun digital, critical thinking, perbanyak konten positif, membiasakan saring sebelum sharing.
“Prinsip-prinsip media sosial yang harus diutamakan yakni cerdas, kreatif dan produktif. Terakhir ada upaya untuk menjaga data pribadi,” ujarnya.
Redaktur: Usep Mulyana












