DKP Dorong Konsumsi Sumber Pangan Lokal, Alasannya?

Senin, 27 Februari 2023 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, mendorong masyarakat untuk lebih memilih mengkonsumsi sumber-sumber pangan lokal ketimbang menjatuhkan pilihan pada produk pangan impor.

Pemberdayaan dilakukan melalui praktek pengolahan pangan lokal gastronomi di Balai Desa Kalibunder Kecamatan Kalibunder. Senin (27/2/2023).

Praktek pengolahan pangan lokal gastronomi diikuti oleh sebanyak 25 orang  terdiri dari pengurus dan anggota PKK Desa Kalibunder.

Dengan mendorong konsumsi sumber pangan lokal, maka permintaan bahan pangan lokal juga ikut terdongkrak. Menggali kembali dan mengembangkan sumber pangan lokal menjadi prioritas sumber pangan serta sebagai upaya preventif terjadinya krisis pangan global

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sukabumi, kaya akan  potensi dan kekayaan sumber pangan dan beragam yang harus dioptimalkan dan dikelola dengan baik untuk menunjang kemandirian dan ketahanan pangan.

Pengelolaan potensi pangan lokal secara optimal dan berkelanjutan akan menciptakan peluang usaha produksi pangan lokal untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk serta menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Namun keberadaannya belum mampu dimanfaatkan secara optimal. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya inovasi pengolahan terhadap pangan lokal,” kata Founder Desa wisata Hanjeli, Abah Asep.

Gastronomi lanjut dia adalah seni dan pengetahuan yang berhubungan dengan kenikmatan dari makan dan minuman di mana gastronomi mempelajari berbagai komponen budaya dengan makanan sebagai pusatnya.

Melalui pengolahan pangan ujarnya, Gastronomi dimungkinkan untuk membangun sebuah gambaran dari persamaan atau perbedaan pendekatan atau perilaku masyarakat terhadap makanan dan minuman yang digunakan di berbagai negara dan budaya.

Salah satu destinasi wisata Geopark (CPUGG) Kabupaten Sukabumi adalah Desa Wisata Hanjeli. Wisatawan diajak untuk belajar mengenal pangan lokal mulai dari cara bertanam, panen hanjeli menggunakan alat tradisional, numbuk hanjeli bahkan sampai belajar membuat olahannya.

Olahan pangan yang bersumber dari komoditas hanjeli tersebut merupakan olahan pangan Gastronomi. Karena itu, Dinas Ketahanan Pangan mendorong pengembangan olahan pangan Gastronomi di Desa Kalibunder Kecamatan Kalibunder karena lokasi tersebut memiliki potensi sangat besar dalam pengembangan hanjeli.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru